Senin, 11 Oktober 2021

HOBI BERMOTOR DIUSIA TUA PERLU DIPIKIRKAN….TERNYATA?

HOBI BERMOTOR DIUSIA TUA PERLU DIPIKIRKAN….TERNYATA?

Istilah touring diartikan  mengendarai sepeda motor dalam satu barisan menempuh jarak puluhan  kilometer atau keluar kota, Buatyang belum pernah touring alias melakukan perjalanan jauh ke luar kota menggunakan motor pasti bingung melihat ada orang yang mau melakukannya. Sebagian menganggap bahwa aktivitas ini mengandung bahaya dan berisiko tinggi. Padahal jika dilakukan dengan persiapan matang, touring menggunakan motor justru punya manfaat yang baik tetapi tidak dianjurkan untuk yang punya rasa khawatir tinggi, hanya orang yang punya nyali dan andrenalin berlebih yang bisa menikmati perjalanan ini.

Ternyata banyak sekali kegunaan bermotor atau touring bagi kalangan lelaki dalam usia yang tidak muda lagi seperti :

Naik Motor Itu Lebih Melatih Otak Dan Kemampuan Motorik Dibanding Naik Mobil

Ketika menyetir mobil, kita cenderung berada diposisi yang selalu sama setiap saat. Sementara mengendarai motor itu lebih melatih fisik dan otak karena posisi badan akan berubah-ubah untuk menyeimbangkan roda dua. Tak heran jika mengendarai motor melatih konsentrasi lebih baik.

Sebuah penelitian dilakukan University of Tokyo, berjudul “Hubungan antara mengendarai motor dan perkembangan otak manusia”. Studi yang melibatkan 50 orang ini, dibagi menjadi dua kelompok antara yang rutin mengendarai motor dan yang tidak. Masing-masing diuji fungsi otaknya dan fungsi kognitifnya.
Setelah dua bulan riset tersebut dilakukan, ditemukan bahwa kelompok yang rutin menggunakan motor fungsi kognitifnya lebih baik. Selain itu ketika diuji dengan menghapal sejumlah angka, mereka yang menggunakan motor memiliki hasil 50 persen lebih tinggi.

Touring Motor Menghilangkan Stres Dan Meningkatkan Kesehatan Jiwa

Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa melakukan perjalanan dengan motor jarak jauh dapat membuat seseorang lebih bahagia dan tingkat stresnya menurun. Hal ini terjadi karena adrenaline ketika melakukan touring cenderung meningkat yang mendorong dihasilkannya endorphin dalam tubuh. Seperti diketahui zat ini merupakan pemicu rasa senang.
Selain itu terpaaan sinar matahari ketika melaukan touring meningkatkan produksi vitamin D. Sementara vitamin tersebut dapat membuat mood seseorang jauh lebih baik.

Ketika Touring, Sedikitnya 300 Kalori Terbakar Setiap Jamnya

Kalori yang dibakar ketika naik motor setara dengan melakukan jalan cepat, yaitu sekitar 200-300 kalori. Bahkan ketika berkendara dalam kecepatan menengah dan cepat seperti ketika touring keluar kota, kalori yang terbakar bisa mencapai 600 kalori.
Selain kalori yang terbakar, tubuh juga akan “dipaksa” untuk melakukan latihan pembentuk otot. Karena badan harus tak henti menyeimbangkan motor dan mengendalikan kemudi yang berhubungan langsung dengan ban. Berbeda dengan menyetir mobil yang menggunakan kolom kemudi.

Mengenal Tempat Baru Yang Seru, Agar Hidupmu Tak Bosan

Hidup tentunya tak akan seru kalau menemui hal yang itu-itu saja. Rasa bosan inilah yang bisa terhapus ketika kamu melakukan touring motor. Bayangkan kita sedang seru naik motor. Tiba-tiba di depan mata disajikan pemandangan indah yang tidak pernah dijumpai di kotanya, kemudian dari ketinggian kita bisa melihat pantai dan lautan yang membentang, inilah keseruan yang didapat dari perjalanan naik motor bisa kapan saja mengabadikan momen tanpa perlu mencari lahan parkir.

Itulah sekelumit ulasan kenapa touring untuk usia senja tidak membahayakan bahkan membahagiakan, S a l a m ....!!! 

INDONESIA itu INDAH, 
_Jangan di rumah aja..!!
🛵☕🥣😎_

0 Comments:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India