Minggu, 24 Oktober 2021

Sejarah ditemukannya Candi Borobudur

 Sejarah ditemukannya Candi Borobudur
TAN JIN SING, ORANG WONOSOBO, PEMBUKA JALAN PERTAMA KE CANDI BOROBUDUR

PADA 3 Agustus 1812, Tan Jin Sing bertamu ke rumah Residen Inggris di Yogyakarta, John Crawfurd yang sedang bersama atasannya, Letnan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles.

Saat itu, Raffles mengungkapkan ketertarikannya pada candi-candi peninggalan nenek moyang orang Jawa dan ingin menelitinya. Dia telah melihat Candi Prambanan dan akan memerintahkan Letkol Colin Mackenzie untuk meneliti dan memugarnya dengan bantuan dari Crawfurd.

Tan Jin Sing kemudian menyampaikan bahwa salah seorang mandornya pernah mengatakan bahwa di Desa Bumisegoro deket Muntilan, dia melihat sebuah candi besar. Memang kejadian ini telah puluhan tahun silam ketika mandor itu masih kecil. Demikian ditulis TS Werdoyo, salah seorang keturunan Tan Jin Sing, dalam biografi Tan Jin Sing: Dari Kapiten Cina sampai Bupati Yogyakarta.

Raffles langsung tertarik dan meminta Tan Jin Sing pergi ke Bumisegoro untuk melihat keberadaan candi tersebut. Hari minggu, Tan Jin Sing dan mandornya, Rachmat, berangkat naik kereta kuda ke Bumisegoro. Sesampainya di sana, mereka mengajak warga desa bernama Paimin, sebagai penunjuk jalan.

Paimin berjalan di muka, membuka jalan sembari membabat semak belukar dengan parangnya. Setelah menaiki bukit, mereka sampai di lokasi candi. Kata Paimin namanya candi Borobudur, tulis Werdoyo.

Kondisi candi saat itu menyedihkan. Ditumbuhi tanaman dan bagian bawahnya terkubur dalam tanah, sehingga candi itu seolah-olah berada di atas bukit, Sekelilingnya penuh semak belukar. Selesai mengamati monumen kuno itu, mereka kemudian kembali.

Setelah memberi upah secukupnya kepada Paimin, Tan Jin Sing dan Rachmat berangkat pulang. Sepanjang perjalanan, dia mengutarakan ketakjubannya akan Borobudur kepada Rachmat. Dia menaksir candi itu sudah berumur 1000 tahun dan merupakan peninggalan orang Jawa yang beragama Hindu dan Budha.

“Setelah orang Jawa menganut Islam, upacara di candi ditinggalkan sehingga pemeliharaan candi itu terabaikan. Dia juga berpikir tentang orang Belanda yang sudah lebih dari 100 tahun di Pulau Jawa tetapi kurang memberi perhatian pada candi-candi itu. Atas dasar ini dia merasa heran dan kagum bahwa orang Inggris yang justru tertarik pada monumen itu,” tulis Werdoyo.

Setiba di rumah, Tan Jin Sing membuat peta lokasi Borobudur dan menulis secara singkat laporan pandangan mata tentang keadaan sekeliling candi. Dalam suratnya, dia mengusulkan supaya diperkenankan membersihkan pepohonan dan semak belukar di sekitar candi, serta membuat akses jalan menuju candi supaya tim yang akan dikirim Raffles tidak kesulitan dalam menelitinya. Laporan itu dikirim kepada Raffles di Batavia.

Pada November 1813, Raffles mengirim surat kepada Tan Jin Sing. Dia mengizinkan Tan Jin Sing membersihkan hutan belukar yang menutupi candi dan membuat jalan menuju candi. Dia ingin bertemu dengan Tan Jin Sing di Semarang pada 12 Januari 1814. Setelah itu,dia & tim ahli purbakala akan6 meneruskan perjalanan ke Bumisegoro.

Setelah membaca surat tersebut, keesokan harinya, Tan Jin Sing dan Rachmat berangkat ke Bumisegoro. Sesampainya di sana, mereka meminta Paimin dan penduduk setempat membersihkan 20 meter sekitar candi. Mereka juga membuat jalan selebar lima meter dari Bumisegoro menuju candi. Pekerjaan harus selesai sebelum akhir Desember 1813.

Pagi 11 Januari 1814, Tan Jin Sing dan Rachmat berangkat menuju Semarang. Rachmat turun di Bumisegoro. Tan Jin Sing berpesan kepada Rachmat bahwa lusa dia dengan Raffles dan rombongannya akan meninjau candi Borobudur. Untuk itu, Rachmat diminta tetap tinggal di situ sambil melakukan persiapan.

Di Semarang, Tan Jin Sing diperkenalkan kepada Mayor Herman Christian Cornelius, arkeolog berkebangsaan Belanda dan ketiga stafnya. Raffles tidak bisa ikut dengan rombongan karena harus segera ke Surabaya. Keesokan harinya, Tan Jin Sing beserta Cornelius dan stafnya bertolak menuju Bumisegoro.

Sesampainya di lokasi candi, Tan Jin Sing berkata kepada Cornelius: “Seperti tuan lihat, candi ini tampaknya berada di atas bukit. Kaki candi ada di bawah tanah, tetapi saya tidak berani menyuruh mandor saya, Rachmat, untuk melakukan penggalian karena khawatir bila tidak dilakukan dgn pengawasan yang cermat, bisa merusak batu-batu yang tertimbun di bawahnya. Di atas candi itu masih ada tetumbuhan. Saya tidak berani menyuruh mencabutnya takut kalau batu-batu itu akan runtuh.”

Cornelius mengapresiasi pekerjaan Tan Jin Sing. “Tuan sudah bersihkan tanah dua puluh meter di sekeliling candi. Ini cukup bagus, tetapi saya pikir perlu diperluas hingga lima puluh meter. Siapa yang tuan minta mengerjakan ini?” Tanya Cornelius.

Tan Jin Sing meminta Rachmat dan Paimin mengerahkan penduduk untuk memperluas areal yang dibersihkan sampai lima puluh meter. Setelah pekerjaan itu selesai, Cornelius dan stafnya mulai bekerja melakukan pengukuran dan membuat gambar. Cornelius menargetkan pekerjaannya selama dua bulan.

Frederik Coyett boleh jadi orang Eropa pertama yg mengunjungi Borobudur pada 1733 dan mencuri sejumlah patung. Begitu pula dengan Raffles yang berperan dalam menugaskan Cornelius dan stafnya untuk melakukan penelitian di candi Borobudur. Namun, pembuka jalan pertama ke Borobudur adalah seorang Tionghoa, Tan Jin Sing dibantu mandornya, Rachmat dan Paimin serta penduduk setempat.

Tan Jin Sing atau Raden Tumenggung Secodiningrat menjabat bupati Yogyakarta sampai meninggal pada 10 Mei 1831. Namanya sempat diabadikan menjadi Jalan Secodiningratan, namun kemudian diganti menjadi Jalan P. Senopati.

SIAPAKAH SEBENARNYA TAN JIN SING YANG KEMUDIAN TERKENAL SEBAGAI KANJENG RADEN TEMENGGUNG SECODININGRAT ITU?

Menyebut nama Kapitan Tan Jin Sing bisa jadi sebagian kita banyak yang tidak mengenalnya. Namun  bagi masyarakat keturunan Tionghoa di Yogyakarta dan sekitarnya Tan Jin Sing adalah seorang tokoh yang sangat dibanggakan. Nama ini tidak saja sebagai lambang kebanggan masa lalu, tetapi juga merupakan bukti sejarah pengabdian masyarakat Tionghoa dalam perjalanan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Menilik dari sejarahnya, pengabdian masyarakat keturunan Tionghoa itu ternyata sangat besar artinya. Ini terbukti dengan terdapatnya tiga keturunan Tionghoa di lingkungan Keraton Yogyakarta, masing² Trah Secodiningrat, Trah Honggodrono, dan Trah Kartodirjo.

Trah Secodiningrat merupakan trah yang diturunkan oleh KRT Secodiningrat, seorang Bupati Nayoko (setingkat menteri) di masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono III atau yang dikenal dengan sebutan Sultan Raja.

Karena namanya Tan Jin Sing, banyak yang mengira bahwa ia adalah seorang lelaki gagah, tampan, bermata agak sipit dan berkulit kuning dengan rambut berkucir. Ternyata salah, Tan Jin Sing seorang lelaki tampan, berwibawa, berkulit hitam manis, dan tidak bermata sipit. Sorot matanya tajam dan bersih, seperti bangsawan-bangsawan Jawa lainnya di masa itu.

Dalam riwayatnya Tan Jin Sing memang tumbuh dan besar di lingkungan keluarga Oei The Long, seorang kaya dan juragan gadai di Wonosobo (sekarang masuk Jawa Tengah). Meski kulit dan matanya berbeda jauh dgn keluarga Oei The Long atau lebih dikenal dgn panggilan Bah Teng Long.  Namun tidak banyak yg percaya jika Tan Jin Sing sesungguhnya bukan berasal dari darah keturunan Oei The Long. Hingga sekarang, masih ada yang meyakini jika Kapitan Tan Jin Sing berdarah Tionghoa dan putera kandung dari juragan gadai Oei The Long.

Sesungguhnya Tan Jin Sing keturunan asli bangsawan Jawa. Ia merupakan cicit dari Adipati Danurejo I, patih pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I. Bahkan jika ingin menelusurinya lagi ke atas, Tan Jin Sing merupakan keturunan dari Sunan Amangkurat Agung di Mataram.

Pendapat ini merujuk dari silsilah Bupati Banyumas Raden Temenggung Yudonegoro III yg merupakan keturunan dari Sunan Amangkurat Agung itu berputera 27 orang dari tiga isteri dan enam orang selir. Anaknya yg ke-16 seorang puteri bernama Raden Ayu Patrawijaya diperisteri Demang Kalibeber, Wonosobo.

Dari perkawinannya dengan Demang Kalibeber, Raden Ayu Patrawijaya memperoleh tiga orang putera. Anaknya yg bungsu seorang lelaki, diberi nama Raden Luwar.

Belum lagi Raden Luwar dewasa, ayahnya yang Demang Kalibeber meninggal dunia. Seorang kaya di Wonosobo, teman dekat Demang Kalibeber, yakni juragan gadai Oei The Long menaruh kasihan pada si kecil Raden Luwar yang sudah menjadi yatim itu. Oei The Long lalu meminta kepada Raden Ayu Patrawijaya agar diperkenankan mengasuh dan membesarkan Raden Luwar.

Singkat cerita permintaan Oei The Long dikabulkan. Raden Luwar pun lalu diangkat sebagai anak angkatnya. Tetapi perkembangan tidak berhenti di situ. Pertautan batin antara seorang ibu dgn anaknya ternyata tak dapat diputuskan begitu saja. Hampir tiap hari Raden Ayu Patrawijaya selalu ingin bertemu dgn anaknya. Demikian pula halnya dengan si kecil Raden Luwar, ia selalu bermurung diri dan menangis ingin bersama ibunya.

Perkembangan itu membuahkan situasi yang baru pula. Karena sering bertemu, cinta pun tumbuh di hati Oei The Long dan Raden Ayu Patrawijaya. Demi perkembangan jiwa Raden Luwar, akhirnya Raden Ayu Patrawijaya menikah dengan Oei The Long secara Islam. Karena secara kebetulan, Oei The Long juga seorang Tionghoa penganut Islam.

Begitu resmi menjadi anak tirinya, Oei The Long yang anak Kapitan Oei Tiong Haw di Semarang itu lalu memberi nama Tionghoa kepada Raden Luar. Nama Tionghoa yang diberikan kepada Raden Luar itu, adalah Tan Jin Sing.

Senin, 11 Oktober 2021

 

#Repost
///@detikcom: Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhenti berbohong soal isu Pilgub DKI 2024. Serupa dengan Edi, PDI-Perjuangan juga meminta Anies membaca aturan sebelum berbicara.⁣
Gilbert mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2024 bukan untuk mengganjal Anies melainkan sesuai aturan dalam undang-undang. Sehingga dampak yang dirasakan dari jadwal ini dinilai dirasakan seluruh kepala daerah.⁣
"Berbohong karena menyebutkan pemilu serentak 2024 dibuat untuk mengganjal Anies. Anies sendiri menjabat 2017-22, sedangkan UU 10 tahun 2016 dibuat sebelum kampanye DKI dimulai," tuturnya.⁣
"Artinya siapa pun Gubernur se Indonesia, dan Bupati/Walikota terkena dampaknya pemilu serentak 2024. Pilkada 2020 yang juga serentak 270 daerah hanya menjabat 4 tahun," kata Gilbert.⁣

Anggota DPR RI Fadli Zon meminta Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dibubarkan.

 Jakarta - Anggota DPR RI Fadli Zon meminta Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dibubarkan. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku kaget melihat permintaan Fadli Zon yang ingin Densus 88 bubar karena biasanya yang mengeluarkan pernyataan itu adalah teroris.
"Kami sangat kaget, heran, dan menyayangkan statement Anggota DPR RI Bapak Fadli Zon yang menyatakan Densus 88 sebaiknya dibubarkan karena Islamofobia dan menjadikan teroris sebagai komoditi," ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melalui pesan singkat, Kamis (7/10/2021).

Poengky mengatakan permintaan Fadli Zon agar Densus 88 bubar sangat tidak berdasar. Terlebih, kata Poengky, Fadli tidak masuk ke dalam komisi DPR yang menjadi mitra pengawas Polri.

"Bagi kami, statement tersebut sangat tidak berdasar. Tidak didukung data, tidak didukung penelitian dan a historis. Apalagi Bapak Fadli Zon tidak masuk dalam komisi yang menjadi mitra atau pengawas Polri," jelasnya.

"A historis itu maksudnya tidak melihat sejarah. Artinya ucapan Fadli Zon tidak melihat selama ini Densus 88 secara profesional mengungkap dan memproses hukum kasus-kasus teroris di Indonesia sejak kasus Bom Bali 1 di tahun 2003 hingga kasus-kasus teroris yang terjadi saat ini," sambung Poengky.

Lebih lanjut, Poengky mengungkapkan narasi 'Densus 88 dibubarkan' selama ini datang dari kelompok teroris atau radikal. Maka dari itu, Poengky menganggap permintaan Fadli Zon sesat dan berbahaya.

"Selama ini narasi-narasi yang menyatakan Densus 88 harus dibubarkan adalah narasi-narasi dari kelompok teroris dan kelompok radikal, sehingga menyesatkan dan sangat berbahaya jika seorang anggota dewan mendukung narasi tersebut," katanya.

Poengky menegaskan Kompolnas selalu mengapresiasi kinerja Densus 88 yang profesional. Dia menekankan Densus 88 adalah salah satu detasemen anti teror terbaik di dunia.

"Kompolnas sebagai pengawas fungsional Polri, termasuk Densus 88 di dalamnya, sangat mengapresiasi kinerja Densus 88 yang sangat efektif dan profesional. Densus 88 sejak didirikan hingga saat ini, sudah berhasil menegakkan hukum terhadap para teroris di Indonesia. Dan bahkan dengan prestasinya, Densus 88 adalah salah satu detasemen anti teror terbaik di dunia," imbuh Poengky.

Diketahui, Fadli Zon meminta Densus 88 dibubarkan. Fadli menilai perubahan dunia membuat Densus sebaiknya dibubarkan.

"Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja," tulis Fadli melalui akun Twitter resminya, @fadlizon, Rabu (6/10).
Dalam cuitan tersebut, Fadli Zon juga men-quote tweet sebuah berita. Berita itu berjudul 'Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia'.

Selain itu, Fadli mengatakan teroris memang harus tetap diberantas. Dia meminta jangan sampai teroris justru dijadikan komoditas.

"Teroris memang harus diberantas, tapi jangan dijadikan komoditas," tambahnya di tweet tersebut.

Densus 88 sendiri telah merespons pernyataan Fadli Zon itu. Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengaku akan mempelajari permintaan Fadli tersebut.

"Terima kasih informasinya. Akan kami pelajari," kata Aswin saat dihubungi.


https://news.detik.com/berita/d-5756639/tanggapi-fadli-zon-kompolnas-densus-88-bubar-narasi-teroris.

Ken Setiawan Minta Pemerintah Buat Regulasi Larangan Ideologi NII dan Khilafahisme

 Ken Setiawan Minta Pemerintah Buat Regulasi Larangan Ideologi NII dan Khilafahisme

https://kontraradikal.com/2021/10/07/ken-setiawan-minta-pemerintah-buat-regulasi-larangan-ideologi-nii-dan-khilafahisme/

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku tidak kaget terkait maraknya perekrutan puluhan anak ke NII, bahkan sebelumnya Ken pernah menangani 15 atlet PON yang terpapar NII dan direkrutnya di asrama. Kelihatanya itu mustahil, tapi fakta terjadi.

Ken meminta pemerintah segera membuat regulasi yang mengatur pelarangan tentang paham lain selain Pancasila, seperti NII atau Khilafahisme.

Sementara ini paham yang dilarang pemerintah dan tertuang dalam Tap MPR baru larangan terhadap ideologi komunisme, sementara ideologi lain belum ada larangan, maka dari itu ideologi NII dan Khilafah masih bebas merajalela.

Sekarang, menurut Ken, UU No 5 tahun 2018 tentang pemberantasan terorisme dianggap masih lemah, sebab yang bisa ditindak adalah orang  yang sudah melakukan tindakan teror, sementara jika hanya paham radikal NII atau Khilafah belum bisa ditindak oleh aparat. Apakah nunggu mereka ngebom  dulu ? 

Menurut Ken kejadian perekrutan NII itu sama dengan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir (HTI) yang juga ingin mengubah Pancasila sebagai dasar negara menjadi sistem khilafah. Mereka sama sama menghayal.

Akhir akhir ini NII Crisis Center banyak menerima laporan dari masyarakat yang menjadi korban perekrutan kelompok radikal NII, bahkan di Lampung banyak mahasiswa dan mahasiswi serta oknum dosen di beberapa perguruan tinggi juga terpapar radikal, diantaranya kampus UNILA, UIN, ITERA, DARMAJAYA, UBL, bahkan ada mahasiswi S2 di UNILA Lampung yang minggu ini lapor ke NII Crisis Center, dia menceritakan jaringan NII dan sudah sedemikian bahayanya kelompok NII di kalangan mahasiswa di Lampung. 

NII berbahaya dan jahat sekali karena para korban akan di miskinkan hartanya atas nama infak, dirusak ahlaknya dan dihancurkan masa depanya atas nama perjuangan negara Islam, jadi NII itu adalah seperti Negara Impian Iblis, sebuah tragedi kemanusiaan atas nama agama. 

Bila pemerintah membiarkan masalah ini, lima tahun atau sepuluh tahun kedepan maka Indonesia bisa hancur seperti Suriah. Tutup Ken.

Boleh dishare/bagikan.๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

TAKBEEERRRR!

 TAKBEEERRRR! 

Di Afganistan, ISIS membom masjid. Mereka memerangi Taliban. Sebanyak 46 jemaah tewas. Kita tidak tahu, saat melakukan aksi itu, apa mereka berteriak takbir? 

Taliban juga sama. Dulu ketika berkuasa pertama mereka membunuhi penganut Islam Syiah di Afganistan. Ratusan ribu orang tewas. Kita tidak tahu, apakah saat melakukan aksinya mereka berteriak takbir? 

Di Libya, atas gesekan Hizbut Tahrir gerombolan pengasong agama menjatuhkan Khadafi. Libya terlibat konflik besar. Semuanya berusaha saling membunuh. 

Kita tidak tahu, masyarakat negara berpenduduk muslim itu apakah sempat meneriakkan takbir saat memenggal kepala tetangganya? 

Di Afrika, Boko Haram, Alsahab, dan kelompok sejenis juga banyak membunuhi rakyat. Sebagian besar yang terbunuh muslim juga. 

Mereka juga meneriakkan takbir saat melakukan aksinya. 

Di Indonesia, pendemo mencaci Jokowi. Presiden muslim dari negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Saat mencaci itu, mereka juga membarengi dengan berteriak takbir. 

Di Bogor, Bahar Smith memukuli bocah kecil. Hidung sang bocah patah. Di sekeliling arena pertarungan ada puluhan pengikut Bahar yang nonton pertarungan berdarah itu. Sambil berjaga, kalau-kalau si bocah melawan. 

Penonton di Bogor mungkin berteriak takbir ketika tinju Bahar memecah bibir si bocah itu. 

Takbir sebagai seruan kebesaran Tuhan telah diringkus menjadi pekik menakutkan. Mereka yang haus darah dan penuh kebencian telah merampas makna syahdu dari takbir. 

Ketika dulu Ahok sempat melarang takbir keliling karena membahayakan di jalan, mereka marah. Sebab bagi mereka takbir harus berdekatan dengan gemuruh. Harus dilengkingkan dengan keras dan mengusik.

Takbir diubah dari memuji kebesaran Tuhan menjadi pengantar kerusakan. 

Orang-orang meminjam nama Tuhan untuk berlaku biadab. Memekikkan takbir untuk saling menyakiti. 

Bahkan iblispun, saat berbuat kerusakan, tidak ada yang berani melakukannya sambil bertakbir.


https://www.facebook.com/100065277381666/posts/237120898473821/

Duo pekerja "keras" ini ditempatkan dimanapun tetap bekerja sesuai SOP.


Duo pekerja "keras" ini ditempatkan dimanapun tetap bekerja sesuai SOP.

Amanah, bekerja tanpa batas waktu dan jujur. Itu adalah modal mereka berdua.

Menyelamatkan uang negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat dari garong dan mafia yg puluhan tahun dinikmatinya.
✓meluruskan yg bengkok,
✓tegas membetulkan yg salah,
sudah menjadi watak & karakter mereka berdua.

Mereka berdua karena kebetulan seorang warga keturunan chinese dan satunya seorang kader parpol terbesar di Indonesia.  
dinyinyirin, dihujat, difitnah, dicari-cari kesalahannya oleh sebagian warga +62 yg tidak siap dibawa ke arah negeri maju.

Pembenci-pembeci itu terbutakan oleh kebencian sehingga tidak dapat melihat sisi baiknya.

#Indonesia membutuhkan lebih banyak tipical kedua orang diatas, untuk mendobrak MENTAL Orba yg hingga sekarang masih menjadi simbol atau status pejabat daerah maupun pusat.


๐ŸŒนApakah tipical itu anda salah satunya ???๐Ÿคท‍♂️


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ☕


=======================


Masa depan politik Anies

Tahun depan masa jabatan Anies sebagai gubernur berkakhir. Selanjutnya jabatan gubernur akan kembali ke mendagri. Entah siapa yang akan ditunjuk mendagri menggantikan anies sampai ada Pilada serentak nanti.  Walau hasil survey elektabilitas Anies masuk 4 besar diantara calon presiden potensial namun, sulit bagi Anies untuk dapatkan ticket ke RI-1.  Mengapa? 

Pertama, dia bukan kader partai. Semua partai sekarang lebih cenderung memilih kader sendiri sebagai Capres. Bahkan PKS tidak lagi melirik Anies. Lebih cenderung mendorong Salim Segaf Aljupri sebagai capres. Dan itu sepertinya dilirik juga oleh Partai Demokrat untuk berpasangan dengan kader Demokrat. Kemungkinan Nasdem ada peluang calonkan Anies tetapi Nasdem itu partai pragmatis. Tidak punya kekuatan akar rumput untuk menjadikan seorang sebagai Presiden.

Kedua, dia tidak punya prestasi fenomenal untuk dijadikan magnit bagi semua rakyat agar berkiblat kepadanya. Sementara golongan islam yang selama ini mendukungnya tidak  lagi sekuat waktu dia mencalonkan diri sebagai Gubernur. Partai islam, masing masing focus mencalonkan kadernya sendiri. Seperti PKB calonkan Muhaimin. 

Ketiga, dukungan pengusaha yang tadinya ada dibelakang dia, kini sudah menjaga jarak. Masalahnya,  mereka juga lagi susah karena pajak progressive atas property. Belum lagi diantaranya ada yang terhubung dengan obligor BLBI, yang sedang diburu Satgas BLBI.

Dengan tiga hal itu jelas kabut tebal dijalan Anies menuju Istana. Namun kalau benar ada AS dibelakangnya, data intelijent AS bisa dengan mudah membalik kartu politik.  Semua elite politik punya kelamahan dan kesalahan. AS punya data itu.  Di era informasi  dan demokrasi bebas sekarang ini, pekerjaan intelijent menkondisikan elite politik tidak sulit dan tentu memaksa mereka juga mudah.

Kita liat nanti.
( sumber : Group Diskusi Dengan Babo , ditulis oleh Erizeli Jely Bandaro )


-------------------------

Orang Papua jadi Jenderal TNI ...ada
Orang Papua jadi Jenderal Polisi ...ada
Orang Papua jadi Menteri  ada
Orang Papua jadi Staf khusus Presiden...ada.. 
Orang Papua jadi Duta Besar, ...ada. 
Orang Papua jadi Gubernur... ada
Orang Papua jadi Pahlawan Nasional... ada. 
Orang Papua jadi Puteri Indonesia.. ada

Orang Aborigin jadi Jenderal  Aussie  Army .... ? 
Orang Aborigin jadi Jenderal  Aussie  Police....? 
Orang Aborigin jadi Menteri  .....? 
Orang Aborigin jadi Gubernur...? 

Orang Indian jadi Jenderal US Army...? 
Orang Indian jadi Jenderal US Police...? 
Orang Indian jadi Menteri..? 
Orang Indian jadi Gubernur..? 

Indonesia masih sering di Fitnah seolah masih rasis dan menindas orang Papua 
Data perbandingan diatas cukup menunjukkan , bagaimana perlakuan bangsa Indonesia terhadap saudaranya Papua jauh lebih baik dibanding negara negara yang mengaku pembela HAM dan Mbahnya Demokrasi terhadap penduduk asli mereka.

EddySinangTrenggono/Okt2021

Kenangan Selalu Lebih Indah, Surat Terbuka Menteri Nadieem Kepada Pak Sukardi Guru Nonorer Lombok Tengah

Kenangan Selalu Lebih Indah, Surat Terbuka Menteri Nadieem Kepada Pak Sukardi Guru Nonorer Lombok Tengah
"Bapak pernah diberhentikan polisi karena helm Bapak rusak, dan ternyata polisinya murid Bapak. Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak ciptakan dalam murid Bapak", kisah Pak Guru

 Salute ๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿผ

Surat Terbuka Menteri Nadiem kpd Pak Sukardi, Guru Honorer di Lombok Tengah.

Pak Sukardi, terima kasih sudah memperbolehkan saya menginap di rumah Bapak. Saya tersentuh dengan hidup Bapak, perjuangan 25 tahun mengabdi sebagai Guru Honorer. Bapak pernah mendapatkan pekerjaan di perkebunan dengan gaji 8 juta per bulan, tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan diluar mengajar. Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa.

Cerita Bapak yang paling mengharukan, adalah saat Bapak bertemu dengan murid Bapak yang sudah menjadi Kepala Sekolah. Bapak cerita pada saya saat bertemu murid tersebut Bapak merasa bangga sekaligus malu. Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh dibawah UMR.

Setelah 25 tahun berjuang, Bapak beserta 173.329 guru honorer lainnya hari ini berhasil lolos seleksi menjadi ASN P3K. Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak. Hari ini murid murid Pak Sukardi pasti akan bangga. Saya tidak akan pernah melupakan malam saya menginap di rumah Bapak. Terima kasih sudah menjadi inspirasi saya. Salam buat keluarga Pak. Titip salam juga untuk Ibu yang sudah menyuguhi saya ubi yang nikmat.

Salam hangat,
Mas Menteri.
Reposted from @___armaya
Onetie

Minggu, 10 Oktober 2021

HOBI BERMOTOR DIUSIA TUA PERLU DIPIKIRKAN….TERNYATA?

HOBI BERMOTOR DIUSIA TUA PERLU DIPIKIRKAN….TERNYATA?

Istilah touring diartikan  mengendarai sepeda motor dalam satu barisan menempuh jarak puluhan  kilometer atau keluar kota, Buatyang belum pernah touring alias melakukan perjalanan jauh ke luar kota menggunakan motor pasti bingung melihat ada orang yang mau melakukannya. Sebagian menganggap bahwa aktivitas ini mengandung bahaya dan berisiko tinggi. Padahal jika dilakukan dengan persiapan matang, touring menggunakan motor justru punya manfaat yang baik tetapi tidak dianjurkan untuk yang punya rasa khawatir tinggi, hanya orang yang punya nyali dan andrenalin berlebih yang bisa menikmati perjalanan ini.

Ternyata banyak sekali kegunaan bermotor atau touring bagi kalangan lelaki dalam usia yang tidak muda lagi seperti :

Naik Motor Itu Lebih Melatih Otak Dan Kemampuan Motorik Dibanding Naik Mobil

Ketika menyetir mobil, kita cenderung berada diposisi yang selalu sama setiap saat. Sementara mengendarai motor itu lebih melatih fisik dan otak karena posisi badan akan berubah-ubah untuk menyeimbangkan roda dua. Tak heran jika mengendarai motor melatih konsentrasi lebih baik.

Sebuah penelitian dilakukan University of Tokyo, berjudul “Hubungan antara mengendarai motor dan perkembangan otak manusia”. Studi yang melibatkan 50 orang ini, dibagi menjadi dua kelompok antara yang rutin mengendarai motor dan yang tidak. Masing-masing diuji fungsi otaknya dan fungsi kognitifnya.
Setelah dua bulan riset tersebut dilakukan, ditemukan bahwa kelompok yang rutin menggunakan motor fungsi kognitifnya lebih baik. Selain itu ketika diuji dengan menghapal sejumlah angka, mereka yang menggunakan motor memiliki hasil 50 persen lebih tinggi.

Touring Motor Menghilangkan Stres Dan Meningkatkan Kesehatan Jiwa

Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa melakukan perjalanan dengan motor jarak jauh dapat membuat seseorang lebih bahagia dan tingkat stresnya menurun. Hal ini terjadi karena adrenaline ketika melakukan touring cenderung meningkat yang mendorong dihasilkannya endorphin dalam tubuh. Seperti diketahui zat ini merupakan pemicu rasa senang.
Selain itu terpaaan sinar matahari ketika melaukan touring meningkatkan produksi vitamin D. Sementara vitamin tersebut dapat membuat mood seseorang jauh lebih baik.

Ketika Touring, Sedikitnya 300 Kalori Terbakar Setiap Jamnya

Kalori yang dibakar ketika naik motor setara dengan melakukan jalan cepat, yaitu sekitar 200-300 kalori. Bahkan ketika berkendara dalam kecepatan menengah dan cepat seperti ketika touring keluar kota, kalori yang terbakar bisa mencapai 600 kalori.
Selain kalori yang terbakar, tubuh juga akan “dipaksa” untuk melakukan latihan pembentuk otot. Karena badan harus tak henti menyeimbangkan motor dan mengendalikan kemudi yang berhubungan langsung dengan ban. Berbeda dengan menyetir mobil yang menggunakan kolom kemudi.

Mengenal Tempat Baru Yang Seru, Agar Hidupmu Tak Bosan

Hidup tentunya tak akan seru kalau menemui hal yang itu-itu saja. Rasa bosan inilah yang bisa terhapus ketika kamu melakukan touring motor. Bayangkan kita sedang seru naik motor. Tiba-tiba di depan mata disajikan pemandangan indah yang tidak pernah dijumpai di kotanya, kemudian dari ketinggian kita bisa melihat pantai dan lautan yang membentang, inilah keseruan yang didapat dari perjalanan naik motor bisa kapan saja mengabadikan momen tanpa perlu mencari lahan parkir.

Itulah sekelumit ulasan kenapa touring untuk usia senja tidak membahayakan bahkan membahagiakan, S a l a m ....!!! 

INDONESIA itu INDAH, 
_Jangan di rumah aja..!!
๐Ÿ›ต☕๐Ÿฅฃ๐Ÿ˜Ž_

PRABOWO DI UJUNG TANDUK

PRABOWO DI UJUNG TANDUK

Menyimak hasil survei terbaru SMRC, terlihat pola yang sangat jelas. Prabowo di ujung tanduk. Progres kenaikan elektabilitasnya mengalami penggembosan. Prabowo sudah sampai pada titik tak laku lagi dijual.

Apakah karena usia? Bukan. Setidaknya, bukan itu yang paling utama.

Tapi penyebab stagnasi itu adalah karena sosok Anies. Mereka berdua berebut suara dari ceruk yang sama. Dan sialnya, Anies terus bertahan, sementara Prabowo terus tertekan.

Ini hanya soal waktu, sebelum Prabowo benar-benar "dikanibalisasi" oleh Anies. Kecuali Prabowo berbuat sesuatu.

Wacana menggandeng Puan juga tidak menyelamatkan Prabowo dari ketergelincirannya dari papan atas. Malah memperburuk citra Prabowo. Karena logikanya, wakil itu mestinya membantu melengkapi kekurangan kandidat utama, bukan menambahinya.

Kita semua tahu, perolehan suara Puan tidak cukup menggembirakan. Ia terus terseok-seok di papan bawah, meskipun sudah menempel Jokowi ke mana-mana. Bahkan kengototan untuk memaksakan nama Puan berpotensi menggerus suara PDIP di masa mendatang. 

Ini masalah realitas pemilih saja sebenarnya. Dalam pemilihan langsung, para pemilih bergantung pada kemampuan kerja dan figur calon pemimpin. Mungkin mereka tidak mendapatkan hal itu pada sosok Puan.

Oke, saya akan bersikap adil. Saya juga akan bahas Ganjar di sini sebagai perbandingan.

Ganjar itu bukan sosok yang sempurna. Pasti ada kekurangan. Tapi kekurangan Ganjar sebenarnya hanya soal teknis. Ia membutuhkan pendampaing yang memahami dimensi teknokratis. Seseorang yang cekatan dan awas.

Ganjar sangat piawai dalam mengelola komunikasi politik. Ia orang lama dalam belantara politik. Tahu mana ular berbisa, tahu mana harimau dan rusa. Tapi ada beberapa hal yang luput, misalnya mengelola konflik sosial dan manajemen birokrasi. Dan ini bisa dilengkapi oleh calon pendampingnya.

Ada banyak kandidat yang cocok mendampingi Ganjar, misalnya mantan pasangan Prabowo tempo hari, yaitu Uno atau Erick Thohir.

Nama kedua saya pikir lebih berpeluang. Selain telah mampu membuktikan kemampuan manajerial yang baik, Erick juga terlihat pandai mengelola jaringan politik. Padahal sebelumnya, banyak orang meragukan kemampuan Erick dalam hal ini.

Peluang untuk menggandeng Erick sangat terbuka lebar. Ia sosok yang diterima di kalangan Islam moderat dan sedikit ke kanan. Ganjar agak lemah bermain di ceruk ini.

Kembali ke masalah Prabowo. Gerindra saya pikir harus membuat langkah yang tegas. Ini bukan hanya soal masa depan Prabowo, tapi yang lebih penting adalah masa depan partai.

Ketika kemarin Prabowo maju sebagai panantang Jokowi untuk yang kedua kali, sebenarnya dia sudah tahu bakal kalah jauh-jauh hari. Ia juga sudah tidak punya modal. Tapi ia tetap harus maju. Untuk menyelamatkan partai. 

Dan karena keputusan itu, dia berhasil menjadikan Gerindra partai pemenang pemilu kedua.

Alasan yang sama juga harus digunakan oleh Gerindra hari ini. Prabowo harus tetap menguasai palagan. Setidaknya sebagai oposisi yang kuat. Dan di sini lawan terberat Prabowo sebenarnya bukan Ganjar, melainkan Anies.

Jika nanti lawan Prabowo adalah Anies, maka peluang Prabowo untuk menang atau menguatkan partai sangat tipis. Karena sekali lagi, Prabowo dan Anies bertarung di ceruk yang sama.

Hal itu tentu berbeda jika ia melawan sosok lain, katakanlah Ganjar misalnya.

Ganjar hanya bisa menyerap para pemilih Jokowi. Ia tidak mungkin masuk ke wilayah pemilih fanatik Prabowo. Tapi Anies sebaliknya. Orang ini mampu masuk sangat jauh ke palung pemilih Prabowo. Yang paling fanatik sekalipun. 

Dan sementara itu, Anies tampaknya juga sedang berusaha bergerak ke tengah. Ingin terlihat nasionalis. Supaya bisa merebut suara pemilih Jokowi.

Pertarungan memang masih panjang. Setiap kandidat yang maju masih harus mengatur kuda-kuda, belum benar-benar melakukan serangan terbuka. Tapi langkah politik sudah harus dipersiapkan mulai sekarang.

Hari ini Prabowo menghadapi persoalan serius. Ia memang berhasil masuk ke struktur pemerintahan Jokowi. Tapi itu tidak banyak membantu merebut hati pemilih Jokowi.

Kemudian yang luput disadari sejak awal adalah manuver Anies yang menggerus suara Prabowo. Dan jika itu dibiarkan, nantinya benar-benar akan mengancam eksistensinya sebagai kandidat capres 2024.

Pada saat itu tiba, Prabowo dan para wadyabalanya tak memiliki waktu lagi. Mereka terlambat menyadari saat kapalnya mulai tenggelam. Dan semua penumpangnya berebut, bejibaku meraih batang kayu yang mengapung dalam samudera badai demokrasi. Hanyut!

Sejak awal mestinya manuver itu telah terpetakan. DKI Jakarta itu ada banyak kasus. Ada banyak cara untuk meredupkan Anies. Tapi bodohnya, Gerindra justru terlihat sedang melindungi Anies. Nama partai ini tidak masuk dalam jajaran pengusul interpelasi. 

Tanpa mereka sadari, selama ini mereka sedang membesarkan ular beludak di bawah tempat tidur mereka sendiri. Kini ular itu telah cukup besar dan siap menggigit mereka yang membesarkannya.

Dan ular itu tidak paham karma, ia akan menggigit tanpa merasa berdosa...

Kajitow Elkayeni

Apa Artinya Kalau USA Mencetak Uang Dolar Lagi, Waspada Dan Jangan Lansung Bangga.

 USA...

Pada dini hari tadi malam, Kongres AS secara resmi menyetujui rencana bantuan ekonomi Biden senilai $1,9 triliun dengan 50 suara berbanding 49 suara.  Ini adalah pertama kalinya sejak Biden naik ke panggung bahwa uang kertas dolar AS telah dirilis!

Sederhananya, Amerika Serikat akan memulai mesin cetak uang dan mencetak 1,9 triliun dolar AS, setara dengan 12 triliun yuan.  Arus deras dolar datang lagi.

Apa konsep ini?  Pada tahun 2008, total cadangan devisa dolar AS China persis 1,9 triliun dolar AS.  Dengan kata lain, Cina memulai reformasi dan keterbukaannya pada tahun 1978, dan setelah 30 tahun cadangan devisa USD dan akumulasi kekayaan, ia hanya memperoleh 1,9 triliun dolar AS.

Untuk mendapatkan US$1,9 triliun, pekerja Tiongkok yang tak terhitung jumlahnya bekerja lembur di jalur produksi, dan sumber daya tanah jarang yang tak terhitung jumlahnya dijual dengan harga kubis. Kami menggunakan tenaga kerja dan sumber daya untuk menggunakan kekuatan seluruh negeri untuk mendapatkannya putus asa, dan itu akan memakan waktu 30 tahun.

Bagaimana dengan Amerika Serikat?  Setelah mesin cetak uang dihidupkan, itu akan dicetak untuk Anda dalam satu hari!  Federal Reserve, yang bertanggung jawab untuk mencetak dolar AS, adalah pemanen kekayaan global yang sesungguhnya!

Begitu reservoir dolar terbuka, seluruh dunia akan menderita!

Jadi, bagaimana Amerika Serikat menggunakan dolar untuk memanen dunia?

Secara umum, dampak negatif paling langsung dari pencetakan uang berlebihan suatu negara adalah inflasi, kenaikan harga, depresiasi mata uang, dan pendapatan masyarakat meningkat dan menurun.
Sepuluh tahun yang lalu, Anda dapat membeli satu kati babi seharga 10 yuan, tetapi sekarang Anda dapat membeli satu kati seharga 30 yuan, tetapi penghasilan Anda masih tetap pada 3000-4000. Apakah Anda masih mampu membeli daging babi?

Namun, pencetakan uang yang berlebihan di Amerika Serikat tidak hanya akan mencegah depresiasi dolar AS, tetapi juga akan dengan cepat meningkatkan pendapatan rumah tangga Amerika.

Salah satu alasan mendasar adalah bahwa dolar AS adalah satu-satunya mata uang dunia di dunia.

Menurut rencana bantuan ekonomi Biden senilai US$1,9 triliun, mulai bulan ini, Amerika Serikat akan secara langsung memberikan subsidi untuk keluarga Amerika yang memenuhi persyaratan bantuan, dan setiap orang dapat menerima US$1.400.  Jika Anda memiliki 5 orang dalam keluarga Anda, maka seluruh keluarga Anda akan mendapatkan $7.000, yang setara dengan RMB 45.000, tanpa melakukan apa pun.

Bagi orang Amerika, uang itu diambil dengan cuma-cuma. Dia tidak perlu membayar harga apa pun, dan dia sangat senang.

Tetapi setelah uang ini memasuki pasar, uang itu akan dengan cepat mengalir ke dunia.  Karena Amerika Serikat adalah negara konsumen terbesar di dunia, sebagian besar barang konsumsi yang dijual di Amerika Serikat diimpor dari luar negeri.  Akibatnya, setelah sejumlah besar dolar AS dicetak, mereka dengan cepat mengalir ke dunia.

Kemudian, di bawah pengaruh uang panas ini, dolar AS tidak terdepresiasi, tetapi mata uang lainnya terdepresiasi!

Ini bukan aspek yang paling menakutkan dari pelepasan dolar AS, yang lebih menakutkan adalah bahwa dolar AS dapat menjungkirbalikkan kekuatan suatu negara!

Membunuh tak terlihat!

Di dunia sekarang ini, menghancurkan suatu negara tidak harus bergantung pada rudal pesawat, kekuatan dolar AS terkadang lebih kuat daripada rudal pesawat!

Kita bisa mengutip kasus nyata.

Pada tahun 2008, krisis subprime mortgage yang meletus dari Amerika Serikat melanda dunia.  Untuk mengeluarkan ekonomi AS dari rawa krisis subprime mortgage, pemerintahan Obama mengaktifkan mesin cetak uang dan melepaskan air secara tak terkendali.

Dan pelepasan besar dolar AS ini justru menumbangkan rezim negara terbesar di Afrika Utara-rezim Mesir.
95% dari luas daratan Mesir adalah gurun, tanah subur sangat terbatas, dan lebih dari 80% makanannya bergantung pada impor.  Namun dalam konteks pelepasan dolar AS yang besar, hal itu secara langsung berkontribusi pada melonjaknya harga pangan internasional.  Tiba-tiba, Mesir tidak mampu membeli makanan!

Hal ini membuat Mesir, yang tidak kaya, bahkan lebih buruk.  Tiba-tiba, harga makanan melonjak, dan orang Mesir bahkan tidak mampu untuk makan.  Orang Mesir, yang tidak mampu makan, melampiaskan semua kemarahan mereka pada pemerintah Mesir dan menggulingkan Presiden Mesir Mubarak dalam satu gerakan.

Amerika Serikat menumbangkan rezim Mesir tanpa melepaskan satu tembakan atau pun membuang peluru!  Mubarak telah menjadi kambing hitam nomor satu Amerika!

Setelah menderita kerugian ini, pemerintah Mesir saat ini menghabiskan sejumlah besar pendapatan fiskal setiap tahun untuk mensubsidi pembelian makanan dan bersikeras untuk mempertahankan roti datar harian orang Mesir dengan harga 50 sen per hari.

Tampaknya rakyat Mesir telah diuntungkan, namun nyatanya kekayaan rakyat Mesir telah lama dituai oleh Amerika Serikat.  Karena harga pangan internasional telah meningkat, tetapi pangan domestik Mesir tidak naik, alasannya adalah bahwa subsidi keuangan Mesir menjadi tumpuan.  Uang yang hilang adalah karena Mesir kehilangan uang!

Jadi dari mana uang fiskal Mesir berasal?  Ia masih memungut pajak dari rakyat Mesir.  Bagaimanapun, wol keluar dari domba.  Satu-satunya yang mengambil untung adalah pedagang biji-bijian internasional, dan justru Amerika Serikat yang merupakan pengekspor biji-bijian terbesar di dunia!

Dengan cara ini, petani Amerika akan diselamatkan!

Mesir akan menyerahkan uang dengan patuh atau membiarkan rakyat Mesir kelaparan.  Tetapi ketika orang-orang kelaparan, semuanya bisa dilakukan.  Karena itu, Mesir hanya bisa mengosongkan perbendaharaannya untuk memberi makan para petani Amerika.

Akibatnya, krisis ekonomi di Amerika Serikat mereda, dan krisis fiskal di Mesir muncul!

Inti dari pelepasan dolar dalam skala besar adalah pergerakan melewati ekspor krisis Amerika.  Amerika Serikat akan merugikan lebih dari satu Mesir, dan seluruh dunia harus mengambil alih untuk krisis Amerika!

Hari ini, Amerika Serikat mengulangi cerita lama lagi.  Biden sekali lagi memulai rilis dolar AS, dan Trump telah mencetak lebih dari 3 triliun dolar AS, dan makanan internasional telah meningkat selama 9 bulan berturut-turut.

Bagi Mesir, ini adalah babak lain dari krisis pangan.  Orang Mesir dapat menggulingkan seorang Mubarak, tetapi siapa yang tahu bahwa pelaku sebenarnya adalah Amerika Serikat?

Selain itu, negara pengekspor biji-bijian seperti Rusia, Vietnam, dan Thailand mengambil tindakan untuk menyimpan biji-bijian, menunggu harga gabah global naik sebelum menuai keuntungan dari nelayan.

China mulai mengambil tindakan pencegahan pada Agustus tahun lalu, menyerukan semua orang China untuk menghemat makanan.  Bukannya Cina kekurangan makanan, tetapi kita harus mempertahankan pekerjaan kita!  Sabit Amerika Serikat tidak boleh masuk ke mangkuk nasi orang Cina!

Padahal, putaran krisis pangan global ini sudah berlangsung lama, dan tidak jelas bagi kita, karena cadangan pangan China cukup aman.  Di bawah garis merah 1,8 miliar mu tanah subur, lebih dari 95% biji-bijian China dapat diproduksi sendiri, dan 5% sisanya dari biji-bijian impor terutama untuk kelompok kelas atas.  Bagaimanapun, pekerjaan orang-orang Cina masih stabil!

Jadi, bagaimana kita bisa meminimalkan dampak dari torrent dolar?  Beberapa netizen mengatakan: "Bisakah kami tidak menggunakan dolar AS? Kami menggunakan RMB untuk impor dari China!"

Tapi ini tidak berhasil.  Kita tidak bisa berhenti menggunakan dolar AS, karena selain mengekspor, kita juga harus mengimpor sejumlah besar komoditas seperti keripik, tembaga dan bijih besi, serta minyak.  Di era globalisasi ini, menolak dolar sama saja dengan punah dari dunia.

Kita semua tahu bahwa ketika sungai kebanjiran tidak bisa dibendung, yang paling perlu kita lakukan adalah mengeruk dan mengeringkan sungai.

Bagaimana cara mengeruk drainase?  Selama krisis subprime mortgage pada tahun 2008, dolar AS yang dikeluarkan secara berlebihan membanjiri industri real estat China seperti binatang buas yang mengamuk, menyebabkan harga real estat melambung tinggi dan menjadi gunung yang membebani ratusan juta orang China.

Kali ini, pemerintah China mengambil langkah tegas untuk memblokir aliran dana ke real estat sepenuhnya.

Langkah kedua adalah mengalihkan, dan memperkenalkan kelebihan modal dolar ini ke dalam industri yang paling dibutuhkan China, seperti semikonduktor, komunikasi 5G, energi baru, dan bidang teknologi tinggi lainnya.  Dengan dukungan modal yang sangat besar, semikonduktor China, komunikasi 5G, energi baru, dan industri lainnya berkembang pesat, dan ada tren untuk melampaui Amerika Serikat.

Industri teknologi tinggi ini tidak hanya mencerna masuknya dolar yang berlebihan, tetapi juga mengembangkan sekelompok perusahaan teknologi tinggi China yang terkemuka di dunia.  Selain itu, Tiongkok dapat menjaga stabilitas harga secara keseluruhan, menciptakan lebih banyak pekerjaan bergaji tinggi, dan meningkatkan pendapatan generasi baru pekerja Tiongkok!

Dan kumpulan perusahaan teknologi tinggi Tiongkok yang tumbuh dengan modal dolar AS ini akan menjadi pemain utama dalam kompetisi teknologi Tiongkok-AS di masa depan!

Ubah krisis menjadi peluang, manfaatkan kekuatan Anda, ini adalah tuannya!  Ini juga cara terbaik untuk menyelesaikan torrent dolar!

Akibatnya, PDB China terus meningkat, dan industri teknologi tinggi mencapai puncak dunia!

Sangat disayangkan bahwa sebagian besar negara di dunia masih akan direduksi menjadi domba untuk disembelih di bawah pemanen dolar.  Karena sebagian besar negara tidak memiliki fondasi industri teknologi tinggi sama sekali, dan bahkan pekerjaan mereka tidak stabil, bagaimana mereka dapat melawan penindasan dolar?

Negara mana pun yang ingin menyalip di tikungan dan berbalik dalam kesulitan tidak dapat melakukannya tanpa kekuatan keras yang kuat!

===================

Info Intelejen ... Politik Dunia .

[ 6/10 22.41 ] Chandra Suwono Jkt : 

Saat ini 2 Penjabat penting dari Washington dan Beijing bertemu di Zurich . Membicarakan pertemuan Xin Jinping dan Biden .

USA ambil initiative mencabut beberapa Pajak Import tambahan atas barang² Tiongkok yg ke US . Lalu sebelumnya Meng Wanzhou dilepas begitu saja . ( untuk menutup malunya PM Canada , 2 Spion Canada yg dipenjara Beijing dilepas juga ) .

Tujuan Biden ketemu Xi untuk membahas agar Tiongkok tetap Export ke US . Tapi Tiongkok tidak mau dibayar dengan Hutang dan tidak mau dibayar dengan Uang Kertas Dollar . Harus Bayar Tunai dgn Emas atau Barter dengan Barang . Juga bisa dibayar dengan Daging Sapi dan Kedele asal tidak Daging Beku ( karena takut Pencemaran Virus Covid ) . Ini berita behind screen dari Phoenix TV ๅ‡คๅ‡ฐๅซ่ง† .

Kita lihat saja pertarungan Dagang USA lawan CHINA .

[ 6/10 22.41 ] Chandra Suwono Jkt :

Tiongkok tidak mau dibayar Pakai USD !!! karena Tiongkok tidak percaya sama USD , karena Amerika mencetak uangnya USD melalui the Fed _ tanpa Underlaying Emas dan tidak mengalami Devaluasi karena sebagai Penguasa Dunia dengan kekuatan Jet Tempur dan Kapal Induknya yg mempertahankan Hegemoni USD nya terhadap Dunia Global .

Tapi kali ini Tiongkok akan membongkar dan membebaskan Dunia dari Kolonialisme dan Imperialisme USD , Good Byeee AS . Good Morning Tiongkok ...

Hehehe , ini lah ceritanya . China yg begitu Berpengalaman menghadapi USA ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ Mantaap ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Senin, 04 Oktober 2021

SEGENAP KOMPONEN BANGSA BERSATULAH FOKUS HADAPI KUDETA MERANGKAKYANG ANTI PANCASILA saling tunggang dengan ASING PENJARAH

 [08.59, 28/9/2021] +62 821-1397-0579: KEBENARAN PASTI CARI JALANNYA SENDIRI diantara sela sela NURANI vs AMBISI.                                                                     TEGAKKAN KEADILAN ! ! !                                               NO JUSTICE NO PEACE

Amanat Rakyat:
SEGENAP KOMPONEN BANGSA BERSATULAH FOKUS HADAPI KUDETA MERANGKAKYANG ANTI PANCASILA  saling tunggang dengan ASING PENJARAH

Okeh:
King Gaudi
๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ☝️☝️☝️
Isu kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia) kembali menyeruak kepermukaan akhir September 2021 ini. Dan pihak yang menghembuskan ke udara tak lain mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Sejak 2016, Jendral Gatot kerap memainkan isu PKI.

Bulan September memang identik dengan Gerakan PKI. Dulu ketika masih kecil tiap tahun saat jaman Orde Baru (Orba) Film G/30S PKI selalu ditayangkan di TVRI. Dan yang aneh meski setiap tahun muncul tetap saja menarik dan ditunggu. Mungkin karena saat itu era 1980, 1990 tidak ada hiburan lain seperti halnya sekarang. Film G/30S PKI tayang perdana pada 30 September 1985.

Setelah dewasa, sejujurnya yang membekas selain kekejaman PKI terhadap para Jendral, Film G/30S PKI kala itu juga berusaha kuat memperlihatkan sosok seseorang yang digambarkan sebagai pahlawan atas kekacauan yang ada.
 
Dan belakangan sosok heroik yang dibenamkan ke benak masyarakat melalui film itu akhirnya menjadi Presiden ke-2 Republik Indonesia dan berkuasa selama 32 tahun lamanya dan tersebutlah nama Soeharto. Ketika peristiwa G/30S PKI terjadi masih berpangkat Mayor Jendral dan menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Kemudian masyarakat sipil, mahasiswa, dibantu tentara, menggelar berbagai demonstrasi besar-besaran menuntut PKI dibubarkan dan ekonomi diperbaiki. Puncaknya pada 11 Maret 1966. Soeharto yang saat itu menjabat Panglima Angkatan Darat meminta Sukarno memberi kuasa untuk mengatasi keadaan.

Permintaan yang dikenal dengan Supersemar (Surat Perintah 11 Maret) itu membuka jalan bagi Soeharto untuk mengambil kekuasaan dari Sukarno. Soeharto muncul sebagai pahlawan. Ia menumpas PKI dan menjadi presiden. Kekejaman yang sesungguhnya terjadi belakangan: setidaknya 500.000 orang yang dituduh PKI atau simpatisannya, dihabisi di berbagai penjuru Indonesia.

Lantas seperti yang sudah saya singgung di atas, Mantan Jendral (purn) Gatot Nurmantyo seperti memanfaatkan isu bulan September yang seksi, kembali mengingatkan soal PKI. Dan secara terang benderang mengatakan PKI telah menyusup ke tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dan alasan Jendral (purn) Gatot karena diorama di Museum Makostrad yang ada patung Soeharto, Sarwo Edhie, dan Nasution beserta 7 pahlawan revolusi sudah hilang. Dan dia menyebut insiden ini lantas membuktikan adanya kemungkinan sudah berkembangnya paham komunis di tubuh TNI. "Maka saya katakan ini kemungkinan sudah ada penyusupan paham-paham kiri, paham-paham komunis di tubuh TNI," tuturnya.

Bahkan Mantan Panglima Jendral (purn) Gatot Nurmantyo sampai mengatakan berulangkali untuk menegaskan yang ia maksudkan. Tak sampai di sana, untuk meyakinkan audiens webinar ia lantas mengatakan jika sampai mengutus seseorang yang tak mau ia sebutkan untuk memfoto dan membuat video. Dan membuktikan diorama tersebut sudah tak ada.

Membaca dan memperhatikan semangatnya Jendral Gatot dalam memberikan pernyataan jujur saya sampai menghela nafas panjang. Terbersit tanya dalam hati, ada apa dengan mantan Jendral ini?

Sementara itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto enggan berpolemik terhadap isu komunis di tubuh TNI hanya kepada keberadaan patung di suatu tempat. Isu yang tidak ada dasar ilmiahnya, kata Panglima TNI. Panglima juga terlihat lebih rasional, statement Gatot dianggapnya sebagai teguran dari senior kepada yunior.

Jika membaca cara pandang Panglima TNI Hadi Tjahjanto kiranya jauh lebih smart dan tak ada tendensi apa-apa untuk sekedar meraih simpati. Sedang dari Kostrad juga telah membantah pembongkaran patung inisiatif institusi.
 
Kostrad buka suara soal pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo yang mengaitkan adanya paham komunis di tubuh TNI dengan hilangnya diorama dan patung-patung tokoh militer terdahulu di Museum Dharma Bhakti, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus). Kostrad mengatakan inisiatif pembongkaran patung-patung tersebut bukan berasal dari pihaknya.

Melalui Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Haryantana dalam keterangan tertulis. Haryanta menerangkan, pada Senin (30/8), mantan Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI (Purn) Azmyn Yusri Nasution menemui Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman. Pertemuan kala itu juga dihadiri Kaskostrad dan Irkostrad.

"Yang bertujuan meminta untuk pembongkaran patung-patung tersebut," ucap Haryanta.

Haryanta menuturkan Azmyn Yusri Nasution adalah penggagas pembuatan patung-patung tersebut. Pembuatan patung dilakukan kala Azmyn Yusri Nasution menjabat Pangkostrad, sejak 9 Agustus 2011 hingga 13 Maret 2012.

"Bahwa pembongkaran patung-patung tersebut atas keinginan dan ide Letnan Jenderal TNI (purn) Azmyn Yusri Nasution, karena pada saat menjabat Pangkostrad periode (9 Agustus 2011 s/d 13 Maret 2012) beliau yang membuat ide untuk pembuatan patung-patung tersebut," terang Haryanta.

"Letnan Jenderal TNI (purn) Azmyn Yusri Nasution meminta untuk patung-patung yang telah dibuatnya untuk dibongkar demi ketenangan lahir dan batin, sehingga pihak Kostrad mempersilakan," sambung Haryanta.

Jika merlihat bulan dan tahun yang disebutkan oleh Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Haryantana maka pada masa itu Panglima TNI pada masa Laksamana (purn) Agus Suhartono menjabat 2010 - 2013. Kemudian digantikan Jendral (purn) Moeldoko menjabat 2013 - 2015 sampai akhirnya dijabat Jendral (purn) Gatot Nurmantyo. Dan seharusnya sebagai Panglima TNI tahu perihal di atas.

Keterangan tertulis di atas kiranya sudah cukup menjelaskan misteri diorama yang hilang. Tapi tetap menarik mengapa Jendral (purn) Gatot Nurmantyo masih mempersoalkan hilangnya diorama tersebut dengan isu PKI di tubuh TNI.

Padahal jika ditarik ke ranah politik resistensi soal isu PKI di era sekarang menurut saya resistensinya tidak cukup besar jika berharap dapat simpati masyarakat secara luas. Akan tetapi kalau simpati dari kelompok tertentu masih masuk. Sebut saja eks FPI, PA 212 dan yang berafiliasi.

Mantan Panglima Jendral (purn) Gatot Nurmantyo memang salah satu sosok yang cukup mendapat tempat di kelompok tersebut, tujuannya sudah pasti untuk 2024. Sebagai mantan panglima dan memiliki jaringan tentu menjadi salah satu pertimbangan. Kendati nama yang bersangkutan sama sekali tidak masuk dalam bursa capres pilihan konstituen pada lembaga survei.

Bagi saya mantan panglima ini sudah habis, momentum terbaiknya sudah lewat. Dan yang menjadi tanda tanya besar presiden Jokowi justru menarik Jendral (pun) Moeldoko sebagai kepala KSP bukan Jendral (purn) Gatot Nurmantyo. Praktis ia sama sekali tidak memiliki pengaruh apapun saat ini. Selain menjual nama, tak lebih. Sedang organ yang ia bentuk seperti KAMI juga sama sekali tak dapat tempat di hati rakyat. Partai politik juga tak ada yang tertarik. Mungkin oleh sebagian dari mereka dianggapnya cacat produksi. Maka oleh Jokowi 4 bulan sebelum masa pergantian panglima di ganti oleh Jendral Hadi Tjahjanto.

Jadi kesimpulannya isu PKI yang Jendral (purn) Gatot Nurmantyo lempar hanya musiman saja, sama sekali tak akan berpengaruh apa-apa. Dalam waktu singkat juga lenyap. Kadang orang yang pernah di atas panggung dengan sorot lampu gemerlap itu rindu di masa itu. Tapi sayang hanya sebatas kenangan, serupa senja yang berdamai dengan malam.

Demikian, salam
๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ☝️☝️☝️                                         Pilpres 2024 dan Ancaman Terhambatnya Kemajuan Bangsa
 
Roedy S Widodo 
Sep 22, 2021

Hari ini seorang sahabatku bertanya, siapa yang pantas menggantikan Pak Jokowi sebagai Presiden RI dilihat dari sisi kwalitasnya.

Saya jawab: " Jujur, nggak ada, tapi ini adalah sebuah konsekwensi dari demokrasi dan aturan yang menetapkan bahwa Presiden hanya bisa dipilih untuk dua kali masa jabatan ".
Dengan segala kekurangannya, menurut saya Pak Jokowi adalah anugerah Tuhan bagi bangsa ini.

Dengan segala tantangan yang ada, Pak Jokowi fokus membangun bangsa ini dengan serius dan banyak langkahnya adalah antitesa dari Presiden sebelumnya.

Pak Jokowi telah menanamkan dasar dasar kemajuan bangsa. Pembubaran Petral, Penerapan UU penanaman modal asing yang konsisten sehingga akhirnya Indonesia bisa menguasai mayoritas saham Freeport , mengambil alih Blok Mahakam dan Rokan hulu, mamaksimalkan potensi lokal seperti Nikel sehingga Indonesia akan menjadi pusat pabrikan battery untuk mobil listrik, pembangunan infrastruktur sampai ke Papua dan daerah pinggiran lainnya.

Tidak dapat dibayangkan bagaimana 10 tahun jabatan kepresidenan Pak Jokowi ternyata bisa menghasilkan melampaui semua karya Presiden sebelumnya.

Tentunya 10 tahun masa pemerintahan Pak Jokowi belumlah cukup untuk memperbaiki semua kerusakan yang terjadi karena pemerintahan sebelumnya. Penegakan hukum dan mental birokrasi dalam kaitannya dengan korupsi masih menjadi kekurangan nyata yang dilihat secara jelas oleh jelata seperti saya

Intoleransi yang bersemai riuh pada masa Presiden SBY juga menjadi ancaman nyata saat ini.

Belum lagi para elit yang ketakutan perbuatan busuknya terbongkar sehingga dengan secara sengaja mensponsori demo dan gerakan yang bertujuan untuk mengganggu jalannya pemerintahan Presiden Jokowi.

Kita semua tahu di era Presiden SBY, masih banyak kasus yang belum terungkap seperti Bank Century, Hambalang , Petral dan lain lain.

Kasus-kasus tersebut ditengarai melibatkan elit dan keluarga Presiden SBY, sehingga SBY dan Demokrat beserta kroninya selalu berusaha menutup kasus-kasus tersebut.

Jadi kita semua tahu ada klan mantan penguasa yang berusaha mengganggu pemerintah agar kasus-kasusnya tidak pernah terungkap.

3C begitu sebutan masyarakat untuk menggambarkan klan mantan penguasa yang khawatir dan terganggu dengan sepak terjang Presiden Jokowi.

Ditambah lagi dengan banyak elit politik lain dan pengusaha hitam yang kehilangan lumbung rejekinya karena kebijakan Presiden Jokowi.

Oleh karena itulah maka Pilpres 2024 akan tidak mudah bagi tokoh nasionalis yang ingin melanjutkan perjuangan Presiden Joko Widodo.

Bisa saja para Barisan Sakit Hati dan Barisan yang prihatin karena terancam kasusnya dibuka bersatu dan dengan kekuatan logistiknya akan berusaha mempengaruhi rakyat. Strategi awalnya dengan berusaha membenturkan kaum nasionalis karena kelompok tersebut hanya bisa menang tatkala kaum nasionalis tidak solid bersatu.

Sebagai rakyat yang mencintai negara ini, tentunya kita tidak ingin kemajuan luar biasa yang sudah dikerjakan oleh Presiden Joko Widodo, akhirnya hanya menjadi puing-puing monumen kemajuan, karena penerus Pak Jokowi tidak mempunyai semangat dan kemampuan untuk terus memajukan bangsa.

Belum lagi faktor negara Asing yang juga tidak ingin Indonesia menjadi negara yang maju dan menjadi pesaing berat mereka.

Menurut saya, kubu sebelah yang tidak ingin kemajuan yang sudah dicapai oleh Pak Jokowi diteruskan secara baik, sangatlah kompak. . Satu contoh adalah Anies Baswedan, sang Gubernur rasa Pleciden. Abas adalah salah satu tokoh yang bisa dikendarai oleh kubu tersebut.

Walaupun nirprestasi sebagai Gubernur DKI, tetapi ketika ada masalah, terlihat ada kekuatan yang membela.

Kita lihat kasus Pak Pemut Aryo Wibowo, kepala BPK DKI yang menyoroti laporan keuangan Pemda DKI tahun 2019 serta kasus Formula E. Apa yang terjadi dengan beliau?

Dipindah Coy.

Pak Pemut dipindahkan sebagai Kepala BPK di Aceh. Alasan pimpinan BPK adalah pemindah-tugasan biasa karena baik DKI maupun Aceh sama sama kantor klas A.

Teman- teman percaya?

Pasti tidak!!

Satu lagi ketika Anies Baswedan akhirnya dipanggil ke KPK sebagai saksi. Apakah ada media yang memberitakan ? Kalaupun ada maka pemberitaannya malah positif bagi Anies.

Ada info bahwa ada wartawan Metro TV yang nge pos di KPK diliburkan karena dia membuat liputan tentang Anies yang tidak berkenan bagi petinggi Metro TV.

Dari dua kasus ini saja kita bisa melihat siapa gerangan yang mendukung Anies.

Kita semua tahu Agung Firman Sampurno, sang kepala BPK adalah anak dari Kahar Muzakir, Politisi Golkar yg sudah menjadi anggota DPR RI selama 4 periode. Didalam struktur Kepemimpinan BPK ada Pius Lustrilanang yang merupakan politisi Gerindra , Harry Azhar Aziz , politisi Golkar serta Achsanul Kosasih, pemilik klub sepakbola Madura United yang juga Politisi Demokrat.

Makanya kita semua tidak heran kalau saat pengusutan kasus Jiwasraya, BPK membatasi tahun pembukuan yang diperiksa karena pada tahun sebelumnya tercatat ada yang masih punya kewajiban trilliunan ke Jiwasraya dan sampai sekarang belum dibereskan.

Kalau soal Metro TV, pastinya kita semua tahu siapa petingginya.

Kesolidan kaum nasionalis akan menjadi kunci keberlangsungan kemajuan negara ini.

Ini negara kita, kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?

Begitulah kura-kura.
๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ☝️☝️๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ 
LAPORKAN ke WA Cyber PPV: +6281 11311 0110 : Hacker, Hoax, Ujar Kebencian, Dlsb. yang membahayakan Anda dan Pemerintah. Simpan no ini: WA Cyber PPV: +6281 11311 0110  
☝️☝️☝️๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ                                                               Patuhi aturan PPKM dan Prokes 6M.                                                           
๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ☝️☝️๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ
[09.01, 28/9/2021] +62 821-1397-0579: ๐Ÿ†๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ถ๐Ÿ…ธ Selasa, 28 September 2021.
Hari Biasa Pekan Biasa XXVI :
• Za. 8: 20-23;
• Mzm. 87: 1-3. 4-5. 6-7;
• Luk. 9: 51 - 56.

CINTA KASIH MENGALAHKAN SEGALANYA.

Konflik mewarnai wajah dunia saat ini. Konflik antar individu dalam pergaulan maupun hidup berkeluarga, konflik antar kelompok dalam masyarakat bahkan antar bangsa menjadi drama kehidupan umat manusia di mana pun berada. Individu atau masyarakat yang saling mengadakan konflik itu biasanya terselip suatu niat "akan menghabisi" lawannya.

Perikop Injil hari ini mengajarkan agar kita jangan sekali-kali memakai prinsip kekerasan dibalas dengan kekerasan, melainkan kekerasan dibalas dengan kelembutan dan cinta kasih!
Dikisahkan bahwa ketika TUHAN YESUS mau pergi ke Yerusalem melewati daerah Samaria, orang-orang Samaria menolak-NYA. Inilah yang menyebabkan kedua murid-NYA, Yakobus dan Yohanes, menjadi naik darah dan marah sekali: "TUHAN apakah ENGKAU mau supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?" Tetapi IA berpaling dan menegur mereka. Lalu mereka pergi ke desa yang lain. (Luk. 9: 54-56).

Sikap TUHAN YESUS menyadarkan kita bahwa di tengah dunia yang rentan dengan konflik ini, hendaknya kita tetap mampu bersabar, berkepala dingin dan konsisten mengedepankan prinsip cinta kasih. Cinta kasih tidak pernah memandang kelompok atau golongan. Cinta kasih tidak berat sebelah, hanya memandang kelemahan atau cacad "lawannya". Cinta kasih yang mewarnai karya pewartaan dan penebusan TUHAN YESUS di dunia ini tidak pernah sekali pun membeda-bedakan. Bahkan cinta kasih KRISTUS mengajarkan kita untuk selalu mencintai siapa saja, termasuk musuh kita atau "lawan" yang kita hadapi saat ini. Dengan menghayati dan melaksanakan prinsip cinta kasih sejati seperti YESUS itu, diharapkan kita dapat melahirkan kader-kader Gereja dan kader Bangsa yang kuat imannya dan berintegritas yang mantap, mempunyai pandangan luas, inklusif dan mampu menghargai dan menghormati berbagai perbedaan yang ada di dunia ini. Hal ini tidak berarti kita hanya bersikap pasif saja, tetapi harus mampu aktif memperjuangkan kesetaraan, keadilan dan kebenaran.
Sadarkah kita akan hal ini? Cobalah laksanakan!

Nabi Zakharia, seorang "nabi kecil menjelang kedatangan Mesias" tiada jemu-jemunya mengingatkan bangsa Israel yang berada dalam pembuangan, agar "datang mencari TUHAN semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati TUHAN." (Za. 8: 22b).
ALLAH Israel adalah TUHAN Yang Maha kasih, Maharahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sekalipun bangsa Israel itu terbuang karena dosa dan kesalahan besar yang mereka lakukan, tetapi "ALLAH tetap menyertai mereka." (bdk ayat 23).

Demikian pula pada masa pandemi yang sangat memukul seluruh aspek kehidupan manusia saat ini, tidak perlu kita berkecil hati dan putus asa! Sebab, TUHAN tetap menyertai kita! ALLAH adalah Kasih yang tidak pernah luntur sedikit pun, bahkan terhadap umat-NYA yang rapuh dan penuh dosa ini. Karena itu marilah kita datang mencari TUHAN yang tidak pernah akan meninggalkan kita. TUHAN  kita adalah Kasih yang tidak pernah habis. Maka marilah kita juga bisa hidup saling kasih mengasihi, juga kepada "lawan" kita yang membenci dan memusuhi kita!

Ya YESUS, TUHAN-ku yang Mahakasih, ajarilah aku untuk mampu hidup saling kasih mengasihi terhadap "lawanku". Berilah aku kekuatan untuk mampu mengampuni atau memaafkan orang yang memusuhiku. Amin.

Selamat pagi. Selamat beraktivitas sesuai Prokes. AMDG. Berkat TUHAN.
PK/hr.

Teriak “KAFIR”

 .https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10158022020127280&id=651207279

Teriak “KAFIR”

Siang ini saya mengalami sebuah peristiwa yg cukup menguras emosi, dan jujur peristiwa ini membuat saya sangat sedih terhadap kondisi Negara ini. Betapa keracunan agama itu sudah merusak semua lapisan masyarakat kita.

Jadi tadi siang saya ke ATM, dan ATM ini terletak didalam sebuah apotik. Saat saya masuk ke dalam apotik, ada dua bapak2 sedang beli obat. Lalu ada seorang ibu, dan anaknya duduk dikursi tunggu lengkap dgn atribut keagamaan mereka.

Dimesin ATM hanya ada satu bapak saja sedang antri menarik uang, dan saya berdiri tepat dibelakang bapak tsb. Saat saya berdiri, si ibu ini langsung suruh anaknya berdiri juga dan ambil uang buru2. Saya tidak memberikan kesempatan kepada anak perempuannya, yg kurang lebih mungkin duduk dibangku SMP. Saya bilang “kamu dr tadi ga antri, kok giliran orang antri main mau masuk aja narik uang?”

Ibu nya teriak “iya anak saya duluan! Kita dr tadi disini! “ Saya bilang ke dia, kalo mau narik uang berdiri antri dibarisan antrian bukan duduk santai terus seakan ATM milik sendiri main mau narik uang. Saya tidak memberikan kesempatan pd anaknya, saya tdk mau membiasakan menolerin hal yg salah. Dan tindakan saya dibenarkan oleh dua orang bapak yg sedang beli obat. Mendengar statement kedua bapak tsb, si ibu ternyata kepanasan terus dia bilang ke anaknya “ yang waras ngalah aja dek, uda kamu duduk tar berdiri terus kurus!”

Saya bilang ke dia “yang ga waras kamu, emang ada saham bapak mu di ATM ini? Maksudmu apa ngomong gitu?” Dia ga ngejawab, dan main keluar ke parkiran.

Selesai saya narik uang, saya dan kedua bapak tersebut keluar. Saat saya keluar, si ibu ini ngeludah dan ngomong ke saya “dasar kafir sejenis Ahok! Kafir jahanam numpang hidup di Indonesia! Najis sama kamu tuh!” Lalu dia mau buru2 berlalu masuk ke dalam lagi. Saya langsung tarik bajunya, dan saya cengkram kuat2 lalu saya tanya “ siapa yg kafir? Coba ulang lagi! (Saya keluarin hp saya utk ngerekam), coba sekali lagi diulang! Siapa yg kafir? Siapa yg numpang hidup gratis di Indonesia? Ngomong sekali lagi biar viral, dan sekalian saya antar kamu ke polsek or polres terdekat!”

Dia kaget, langsung kediam dan pucat. Kedua bapak tadi bilang ke saya “tampar mbak, injak mulutnya! Dia pikir semua minoritas bisa diinjak apa? Seakan krn uda berhasil menjarain Ahok, semua bisa diperlakukan semau mereka!” Dan seorang bapak yg menggunakan peci bilang “kamu buat malu aja teriak2 kafir! Uda salah ga ngantri malah mau nyerang orang! Tampar aja mbak.”

Ga ada satu orang pun yg bela dia, saya malah suruh dia telp suaminya dan datang ke tempat itu. Kunci motornya saya cabut , dan saya kantongin. Dia makin ketakutan, dan gemetaran. Bahkan satpam, dan tukang parkir mulai ngumpul dan salahin dia. Anaknya mulai nangis minta tolong, dan minta maaf ke saya agar mama nya dilepaskan. Semua yg kumpul suruh saya bawa dia ke kantor polisi, dan mereka siap jadi saksi. Bayangkan betapa mungkin orang2 itu pun uda muak ngadapin manusia model ibu ini.

Saya bilang ke dia , sambil tunjukin KTP saya dan NPWP saya. Saya bilang “ ini KTP saya, dan ini NPWP saya dimana saya ga pernah telat bayar pajak sekali pun tinggal ditanah kelahiran saya ini! Saya ga lagi numpang tinggal gratis! Saya lahir dan besar di Indonesia. Dan sangat mencintai Negara ini! Kamu lah kadal gurun yg numpang tinggal di Negara ini, dengan tujuan merusak tenun toleransi di Negara ini! Sekarang tiarap, dan jilat ludah yg tadi kamu buang seenakmu. Dan setelah itu kita ke polisi, saya akan ajarkan kamu cara antri dan berkata2 yg baik nanti dihadapan polisi!”

Si ibu yg bacotnya kurang ajar ini, ternyata nyalinya ciut. Dia mulai nangis , dan memohon2 ke saya utk memaafkannya dan mengaku khilaf. Anaknya sampai megang2 kaki saya minta maaf, dan mengakui mamanya salah. Sementara orang sekitar tetap teriak, ada yg suruh saya nampar, tabok, bawa ke polisi, dll. Kak Mindo Carlo Sopar Pasaribu aja yg saya ceritain gemes, dia bilang harusnya tampar sekali biar buat pelajaran. Disaat itu juga datang kepala security setempat, beliau menegur si ibu keras utk kesalahannya dan menanyakan ke saya “kakak kau gimana? Mau ke polisi aja? Kalo y, kita siapkan mobil antar beserta para saksi kak.”

Mendengar penjelasan itu si ibu, dan anak makin jejeritan ketakutan dan minta maaf. Saya akhirnya memutuskan memaafkan krn kasihan sama anaknya, dan saya kasih briefing tegas banget ke dia utk sikap dan kata2nya. Saya bilang ke anaknya , “kalo ibu mu ga bisa mendidik kamu , kamu yg didik dia gimana cara bicara yg sopan dan antri yg benar. Tunjukkan bahwa seragam sekolah yg kamu pakai ga sia2, setidaknya bisa mengedukasi ibu yg bodoh ini ya dek! “

Si anak meluk saya sambil nangis kencang, dan berterima kasih memaafkan ibu nya. Jujur saya kasihan sama anaknya, bayangkan kalo ada 10 ibu kayak gini dengan masing2 punya 2 anak , kemungkinan besar menciptakan 20 anak serupa yg akhirnya jadi racun dimasyarakat. Miris, dan menyedihkan sekali. Ditengah lagi sakit, nemu ibu model begini asli berasa makin sesak nafas saya.

Saya putar otak dr tadi siang, mikir keras gimana caranya nolong generasi muda bangsa ini dr para racun seperti ibu tadi. Begitu mudah teriak kafir, dan meludahi orang. Merasa semua minoritas bisa dikriminalisasi semau mereka. Saya berharap bangsa ini benar2 mengalami revolusi mental, dan hal2 seperti ini bisa jadi perhatian khusus utk dibenahi oleh kita semua.

(Kennedy Jennifer Dhillon)

PANCASILA MEMANG BUKAN WAHYU ILAHI, NAMUN IA FIKRUL ISLAMI



 PANCASILA MEMANG BUKAN WAHYU ILAHI, NAMUN IA FIKRUL ISLAMI

Oleh Ayik Heriansyah

Ketakutan kaum radikal yang mau mendirikan khilafah akan diberangus pemerintah sampai ke akar-akarnya karena gerakan mereka ingin mengganti ideologi negara, membuat mereka terus menerus melancarkan propaganda anti Pancasila, membenturkan Pancasila dan agama, mem-bully Pancasila serta mendelegitimasi Pancasila secara membabi buta.

Membabi buta karena mereka menolak Pancasila tanpa membaca, mengkaji, menghayati dan menjiwai Pancasila dengan objektif dan ilmiah terlebih dahulu. Mereka sebenarnya panik.
 
Masih segar dalam ingatan kita, bagaimana M. Ismail Yusanto (Juru bicara HTI) gagap, gugup, salah tingkah dan serba salah ketika ditanya Aiman Wicaksono dari Kompas TV 15 Juni 2017, tentang apakah Pancasila tetap ada ketika khilafah tegak?

Bahasa tubuh M. Ismail Yusanto menjawab, “Pancasila akan lenyap”. Namun jawaban ini ditutupi dengan lisannya. Dia berkelit berusaha mengaburkan/mengabstrakkan masalah dengan mengatakan bahwa proses dialektis masyarakat yang akan menentukan Pancasila tetap atau lenyap ketika khilafah berdiri.

Fanatisme kelompok (ashabiyah) terlalu membebani kaum radikal. Ditambah obsesi untuk menegakkan khilafah terlalu membuncah, membuatnya mereka kehilangan objektivitas dan selalu emosional dalam menyikapi narasi-narasi yang mendukung NKRI.

Seandainya mereka bersikap rasional, dengan paradigm tasyri’i, sejatinya sudah sangat jelas dan gamblang bahwa Pancasila adalah ajaran yang islami. Karena islami, Pancasila sebagai sebuah ajaran, sakti dan abadi.

Faktanya memang Pancasila bukan wahyu ilahi. Pancasila tidak tercantum dalam al-Qur’an dan hadits. Pancasila bukan nash. Cara berpikir kaum radikal yang wahabis, yaitu segala sesuatu harus ada nash, harus tertulis dan harus terbaca langsung dengan mata kepala adalah cara berpikir yang salah.
 
Jumlah ayat dan hadits terbatas. Al-Qur’an dan hadits tidak mencatat segala hal yang ada alam semesta ini. Al-Qur’an dan hadits juga tidak mencatat semua yang dipikirkan, dirasakan dan diperbuat oleh masing-masing orang.

Kitab yang mencatat segala sesuatu itu namanya kitab Lauhul Mahfudz. Kitab ghaib, kita tidak bisa membacanya. Itu rahasia Allah swt. Saya yakin Pancasila tercatat dalam kitab tersebut.

Kaum radikal salah besar saat mereka menolak Pancasila dengan dalih, Islam itu hanya yang ada nash-nya. Dalih ini tidak nyambung, sesat menurut logika. 

Benar, Pancasila bukan nash. Sebab itu keliru kalau kita sebut Pancasila ajaran Islam. Akan tetapi sila-sila Pancasila digali dari nash (sumber ajaran Islam) yakni al-Qur’an dan hadits melalui proses ijtihad pemikiran.

Setiap sila dan butir-butirnya bersandar kepada dalil-dalil syara’. Tepat sekali kalau kita sebut Pancasila ajaran yang islami. Pancasila fikrul Islami. Sudah banyak ulama yang mengulasnya.

Kaum radikal tinggal baca, kaji, pahami, jiwai dan adopsi. Bukan tempatnya kalau saya uraikan pada tulisan singkat ini.

Yang penting, kaum radikal yang katanya ingin menegakkan syariah dapat bersikap adil dan beradab terhadap Pancasila. Anggaplah kaum radikal tidak sependapat dengan penjelasan para ulama tentang Pancasila, tetap tidak mengubah Pancasila sebagai fikrul islami.
 
Selama nash dan dalil syara’ yang dijadikan sandaran para ulama menerima Pancasila tidak berubah, maka status Pancasila tetap fikrul islami. Ketidaksetujuan kaum radikal tidak bisa mengubah Pancasila menjadi ide kufur atau ajaran thaghut.

Adab dan etika ikhtilaf dalam fiqih juga berlaku terhadap fikrul islami. Setiap orang harus sabar membiarkan orang lain berbeda pendapat dengannya.

Jangan mencelanya, meruntuhkan kehormatannya apalagi menyebarkan fitnah.  Fikrul islami tidak boleh diserang secara terbuka dengan maksud provokasi.

Jika ingin dibahas, perbedaan pendapat tentang fikrul islami, dibahas dengan ilmiah secara terbatas sesama ulama dan tertutup untuk orang awam.

Sangat disayangkan, isu agama dan Pancasila dijadikan bahan propaganda politik kaum radikal. Sangat tidak beradab dan tidak etis. Berhentilah menyerang Pancasila.

Minggu, 03 Oktober 2021

Marah itu sering menyakitkan bagi orang yg dimarahi, tapi juga menyebabkan gangguan kesehatan pada orang yg marah² itu sendiri.

 Marah marah.

Marah itu sering menyakitkan bagi orang yg dimarahi,
tapi juga menyebabkan gangguan kesehatan pada orang yg marah² itu sendiri.
Tidak marah² itulah yg paling baik, paling aman, dan paling bijak.

Tapi pertanyaan nya adalah, bagaimana bersikap pada anak buah, karyawan, staf yg ndablek?
Diomรจlin sudah sering, dinasehatin, tak terbilang banyak nya,
diajak bicara 4 mata , waktunya tidak ada.
Dihimbau lewat atasan nya, sudah ber ulang².
Hasilnya bagaimana?
Tidak berubah. Cuรจk saja. 
Toh ASN tidak mudah diberhentikan, begitu saja. Panjang prosedur nya.
Klo ditegur, paling² masuk kuping kiri, dikeluarkan lewat kuping kanan.
Dan tetap lanjut, bekerja seperti biasa, siapa tau atasan bosan bicara, 
dan teman² terkadang ikut senang ada contoh karyawan yg berani mengacuhkan peringatan dari bapak / ibu buah nya.

Nah bagaimana dengan pimpinan, direktur jenderal, menteri yg harus bertanggung jawab terhadap kinerja kementerian yg dibawahinya?
Diam saja ato bikin gebrakan sebagai kejutan?
Ya itulah,  diperlukan gebrakan marah².
Tidak populer, tidak disukai, tapi effektif.

Contoh nya, pak BTP di DKI.
Dia dulu sering marah², memarahi anak buah didepan umum, didepan media.
Apakah effektif?
Ya sangat effektif.
Sekali pimpinan memarahi anak buah didepan umum, diliput media,
yg bersangkutan menjadi trauma, trauma berat, malu, malu luar biasa, 
karena dirinya menjadi sasaran publikasi negatif itu sampai keujung Nusantara.
Terkenal, karena diomรจlin, sepanjang karir nya.
Klo ditanya siapa sih dia?
Jawaban teman² nya , sambil bisik² tentunya, 
itu lho yg diomelin oleh pak BTP, bu Risma karena ...........

Pada situasi dimana karyawan, khususnya ASN sudah tidak dapat diberi peringatan, masih kerja semau guรจ,
pimpinan marah² pada ASN bandel, itu adalah suatu keharusan,
sebagai shock therapy, agar tidak diulang lagi oleh ybs, 
dan dijadikan peringatan oleh kawan², ASN² lain agar tidak bekerja seรจnaknya, semau guรจ.

Mana yg dipilih , di marah² in ato langsung dipecat seperti pekerja, karyawan disektor swasta?

Bu Risma, sabar sedikit.
Kita semua tau bagaimana keseriusan ibu dalam memimpin Kemensos.
Kita semua paham perhatian ibu kepada rakyat kecil.
Kita semua mengerti betapa lamban dan banyaknya ketidak jujuran dari karyawan² ASN, karyawan Pemda yg dulu ibu pimpin,
sehingga merugikan kepentingan wong cilik dan merugikan kas negara.

Lanjut bu,
Lanjutkan pengabdian dan pelayanan ibu kepada bangsa dan negara kita ini.
Tapi bila mungkin, kurangi kemarahan ibu saat memimpin Kemensos RI,
karena akan mengganggu kesehatan ibu.
Tapi kita mendukung keprihatinan dan kemarahan ibu pada kerja ASN yg asalan, 
yg tidak fokus, dan merugikan kepentingan masyarakat umum, 
pada kejadian yg telah lalu.

Ibu adalah salah satu pemimpin favorit rakyat kecil, yg sudah merasakan manfaat dari hasil kerja ibu selama ini. RP

Tuhan berkati. Amin. ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Ibnu Rusd: Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkuslah kebatilan dengan agama

 THE DARK AND BLOODY SIDE Of KHILAFAH

"Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkuslah kebatilan dengan agama”
[Ibnu Rusd]
  
Sudah baca buku “Islam Yes, Khilafah No” Jilid 2 karya Nadirsyah Hosen? Kalau belum, beli dan bacalah bukunya. 
Umat Islam perlu mengetahui fakta sejarah kekhilafahan yang sebenarnya dan jangan mau di-bodoh2-i terus. Bodoh kok di-laminating…!?

Saya ber-kali2 menahan napas dan tak mampu meneruskan membaca buku ini. Saya harus berhenti membaca berkali-kali karena kisahnya begitu shocking, mengenaskan dan mengerikan.

Saya hampir tidak percaya bahwa kisah yang dituliskan itu nyata dan merupakan fakta sejarah. Masalahnya ini bukan sekedar sejarah tentang raja2 dan kaisar tapi ini sejarah kekhilafahan Islam.

Selama ini kekhilafahan Islam digambarkan oleh para pengusung khilafah dengan begitu gemerlap, indah, terberkati oleh Tuhan, satu-satunya solusi dunia, yang ternyata faktanya terbalik 180 derajat Celcius. Rasanya saya mau misuhi semua pentolan HTI yang selama ini telah membohongi umat Islam dengan gambaran yang keliru dan menyesatkan dari sistem khilafah yang mereka jajakan.

Buku pertama “Islam Yes, Khilafah No” juga sebenarnya telah menjelaskan betapa busuk, kejam, dan mengerikannya perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh para keluarga dari Dinasti Umayyah. Dinasti Umayyah adalah dinasti yang mengakhiri kekuasaan Ali bin Abi Thalib ra sebagai salah satu dari Khulafaur Rasyidin empat khalifah Islam yang paling diagungkan dalam sejarah Islam.

Sulit dipercaya bahwa umat Islam pada zaman itu bisa begitu kejam dan telengas jika berurusan dengan perebutan kekuasaan. Tapi begitulah faktanya.

Tapi buku kedua yang bercerita tentang Dinasti Abbasiyah yang memiliki 37 khalifah yang berkuasa sejak tahun 750 – 1258 lebih mengejutkan, mengenaskan, dan mengerikan.

Saya sampai tidak percaya bahwa perebutan kekuasaan di antara mereka bisa begitu kejam, ganas, dan tak mengenal belas kasihan. Umat Islam yang mewarisi ajaran agama yang penuh belas kasih dari Nabi Muhammad seolah manusia2 barbar yang tidak pernah mengenal ajaran agama sama sekali? Sampai segitunya…?!

Kok rasanya lebih biadab ketimbang kisah “Games of Thrones” ya…?!

Tapi itulah fakta sejarah yang tidak akan pernah dikisahkan oleh para pengusung khilafah macam HTI. Mereka menipu umat Islam seolah sistem khilafah yang mereka tawarkan adalah suci, murni, syar’i, tak punya cacat, dan merupakan perintah Tuhan bagi umat Islam untuk mendirikannya.

Tentu saja ada di antara tokoh mereka yang sudah pernah membaca kisah kelam dari sistem khilafah ini dan tahu bahwa sebenarnya sistem ini bukanlah ajaran Islam yang diwajibkan bagi umat Islam melainkan hanya ijtihad semata.

Tapi kalau hati sudah tertutup oleh angan-angan dan ambisi, maka semua fakta dan kisah yang ada tidak akan membuat mereka berubah. Semoga dibukakan hati kalian untuk bertobat. 
Aamiin!

Bahaya Ideologi HTI
Sejak awal tahun 2003 di Balikpapan saya sudah mencium bau busuk dari propaganda HTI dan sejak itu saya terus aktif menentang mereka baik melalui tulisan mau pun dalam forum diskusi langsung. Tentu saja saya dimusuhi oleh para pengusung dan pendukung HTI ini.

Ada seorang teman yang bertanya dengan setengah menggugat mengapa saya getol sekali menulis tentang bahayanya HTI dan perlunya umat Islam mengenyahkan gerakan mereka dari bumi persada ini. Bahkan ada banyak teman yang dengan terang-terangan membela HTI dan mengecam saya.

Saya bisa mengerti bahwa memang banyak umat Islam yang telah tertipu oleh pemikiran Islamisasi negara ala HTI ini. Belakangan ini banyak orang yang baru paham akan bahayanya gerakan Hizbut Tahrir setelah gerakan ini membesar dan terasa benar2 mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selama ini kita memang menganggap remeh gerakan berbahaya ini dan meski kemudian tersadar gerakan ini telah begitu menusuk dan merusak pemikiran banyak umat Islam. Untunglah kemudian Presiden Jokowi melarang gerakan ini mengikuti puluhan negara lain yang juga telah melarang gerakan ini di negara masing2.

Tapi keterlambatan ini jelas membawa ongkos yang tidak sedikit yang sampai sekarang dan entah sampai kapan masih harus kita bayar. Telah terlalu banyak umat Islam yang tertipu oleh gerakan ini.

Umat Islam Indonesia memang masih mudah dikecoh dengan segala atribut yang berbau agama. Dan itu sudah disampaikan oleh Ibnu Rusd ber-abad2 yang lalu dengan peringatannya :
"Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkuslah kebatilan dengan agama.”

Umat Islam sangat mudah dikecoh dengan kemasan yang berbau agama dan itulah yang dilakukan oleh organisasi politik bernama Hizbut Tahrir ini.

Meski pun mereka jelas2 adalah organisasi politik yang berasal dari Timur Tengah toh sangat banyak umat Islam yang menganggap ini semacam lembaga dakwah Islam yang ingin membawa kemurnian dan kejayaan agama Islam dan menghancurkan kebatilan yang ada di Indonesia.

“HTI selama ini baik-baik saja dan pendukungnya adalah orang-orang yang taat beragama.”, demikian kata teman saya membela HTI. Tentu saja yang per-tama2 mudah ditipu oleh gerakan ini adalah orang2 yang taat beragama karena memang bungkus yang digunakan adalah agama dengan menggunakan hadist dan ayat-ayat Alquran.

HTI tidak akan mungkin didukung oleh non-muslim atau muslim yang tidak silau dengan atribut agama.

"HTI tidak pernah memberontak seperti PKI.” demikian katanya lagi.

Memang belum tapi pasti suatu saat akan memberontak. Tidak mungkin tidak. Seperti juga PKI dulu mereka hanya menunggu kapan mereka siap melakukannya. Dan itu sudah dilakukannya di beberapa negara.

Tahun 1974, Hizbut Tahrir melakukan kudeta dengan membunuh Presiden Anwar Sadat dan mengumumkan berdirinya negara Islam di Mesir di bawah kendali HT. Kudeta ini gagal dan semua pelakunya dihukum mati. 
HT kemudian dilarang di Mesir.

Di Yordania, Bangladesh, Pakistan, Irak, dan Suriah mereka pun mencoba melakukan kudeta, dan gagal. Tapi tentu saja informasi kejahatan HT dan pembrangusan organisasi ini di berbagai negara tidak akan pernah disampaikan oleh para pendukung fanatik HTI. Itu akan membuat kedok dan belang mereka terbongkar.

Di Indonesia mereka melakukan cuci otak melalui ceramah dan pengajian supaya bisa mendukung gerakan mereka untuk mendirikan negara Islam. Mereka melakukan ini dengan massif, sistematis, dan terstruktur pada masjid-masjid, kampus-kampus, dan berbagai pengajian dan halaqah yang mereka masuki.

Mereka melakukan cuci otak pada umat Islam dengan menggunakan jargon2 agama yang tentu saja mereka kuasai dengan sangat baik. Itulah sebabnya* banyak sekali umat Islam yang terkecoh dan mengira bahwa mendirikan negara Islam adalah perintah Tuhan yang wajib ditaati. Mereka akhirnya terbius oleh racun dogma yang menyatakan bahwa negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila adalah negara thagut yang harus diperangi dan harus diganti dengan sistem kekhilafahan ala HTI.

Tapi apa sih sebenarnya bahayanya gerakan HT ini?

Jelas sekali bahwa organisasi ini akan merongrong dan menggerogoti kecintaan rakyat pada bangsa dan negaranya. Umat Islam diajarkan untuk kufur terhadap nikmat kemerdekaan dan berdirinya bangsa dan negara NKRI karena bukan berbentuk khilafah.

Bahkan lebih daripada itu, warga muslim Indonesia diajak untuk melakukan makar dan berkhianat pada bangsa dan negaranya sendiri dengan menyatakan bahwa negara Indonesia adalah negara thagut yang tidak layak untuk diikuti dan patut ditentang. Hal ini menyebabkan warga muslim Indonesia kehilangan kepatuhan dan kesetiaannya pada pemerintah, bangsa dan negaranya.

Salah satu metode yang dilakukan oleh orang-orang HTI adalah mereka secara konsisten, sistematis, dan terstruktur mengembangkan kultur negatif pada masyarakat, khususnya umat Islam.

Orang-orang HTI memfokuskan dirinya untuk mencari-cari kesalahan pemerintah dan me nyebar2-kannya pada semua umat Islam.

Mereka fokus mengembangkan psikologi dan kultur negatif pada umat Islam agar mereka membenci pemerintah dan negaranya sendiri yang mereka cap thagut.

Dan semua itu mereka bungkus dengan manipulasi dakwah agama. Mereka secara sistematis berupaya menghilangkan kesetiaan umat Islam pada bangsa dan negara mereka.

Mereka selalu menyatakan bahwa umat Islam yang hidup di negara Indonesia yang thagut akan mati kafir. Padahal mereka sendiri hidup di Indonesia yang mereka tuding sebagai negara thagut yang artinya mereka sendiri akan mati kafir dengan sendirinya. 
Tak ada sedikit pun kebaikan pemerintah di mata orang-orang HTI.

Sementara itu mereka meninggikan diri mereka dengan mengaku-ngaku menegakkan perintah agama utk mendirikan khilafah. Merekalah para pejuang agama yang kaffah sedangkan yang tidak ikut mereka adalah umat yang akan mati kafir. Semua orang dan pemerintahan adalah bathil kecuali mereka yang berada di jalan perjuangan menegakkan khilafah. 

Apa yang paling buruk dari itu? Tentu saja karena mereka menggunakan kedok dakwah dan agama yang mereka selewengkan untuk menipu umat yang tidak sadar akan keburukan yang mereka sebarkan.

Mereka menggunakan kedok sebagai organisasi massa padahal apa yang mereka lakukan adalah kegiatan politik untuk mengkhianati perjuangan bangsa demi sebuah ideologi politik dari negara asing yang di negara asalnya pun mereka ditolak dan dilarang.

Khilafah adalah bagian dari produk ijtihad masa lampau dan telah habis masanya pada tahun 1924. 
Sejarah kekhilafahan faktanya ternyata jauh lebih mengerikan dan biadab ketimbang yang pernah kita tahu dan mungkin tidak pernah disampaikan pada kita. 
Khilafah juga bukan bagian inti dari ajaran Islam.

Ia tidak terdapat dalam rukun iman atau pun rukun Islam. Semua itu bisa kita ketahui dan pahami jika kita mau membaca buku-buku sejarah tentang kekhilafahan yang terserak.

Umat Islam harus cerdas dan paham bahwa mereka selama ini telah dijadikan sasaran dari sebuah ambisi kekuasaan politik yang datang dari Timur Tengah yang bakal menghancurkan sendi-sendi kesetiaan warga kepada negaranya. 
Dan itu harus dicegah dengan sekuat tenaga kita.

Mari kita bersama melawan pengkhianatan ini.

Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu

 Kondisi Yahukimo mencekam menyusul meninggalnya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua, Abock Busup.

Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Minggu (3/10/2021).

Mantan Bupati Yahukimo periode 2016 hingga 2021 itu dikabarkan meninggal dalam kondisi terbujur kaku di dalam kamar hotel yang ia tempati.

Kabar ini pun dibenarkan sahabatnya yang juga bekerja membantu dokumentasi tugas-tugas almarhum semasa hidupnya, Nunung Kusmiaty kepada Tribun-Papua.com, Minggu (3/10/2021) siang.

"Iya benar, bapak meninggal di Jakarta. Kami kaget dan tak percaya kepergiannya," kata Nunung lewat telewicara.

Dia menyebut, Abock Busup selama ini tidak mempunyai riwayat sakit serius, dan selalu ceria baik dalam kerja partai mau pun kesehariannya.

"Pintu kamarnya diketok dan didobrak gak dijawab, lalu setelah dibuka petugas hotel, bapak ditemukan terbujur kaku," jelasnya.

Sementara, kunjungan Abock Busup ke Jakarta untuk urusan internal partai.

Abock dalam kunjungannya didampingi sejumlah pengurus DPW PAN Papua.

Hanya, belum diketahui penyebab utama meninggal politisi asal partai berlambang Matahari Terbit ini.

Termasuk juga belum diketahui kapan jenazah dibawa pulang ke Jayapura.

"Anggota masih urus bapak di Jakarta. Kita doakan secepatnya selesai semua dengan lancar," ucap Nunung, bersedih.

Hingga berita ini ditayangkan, kondisi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo mencekam.

Masyarakat yang tak terima kepergian Abock Busup secara mendadak melakukan pembakaran sejumlah rumah.

Asap membumbung tinggi hingga membuat masyarakat pendatang ketakutan.

Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com dari seorang warga yang tak mau disebut namanya, mengatakan situasi tersebut membuat warga tak berani keluar rumah.

Aparat keamanan pun berupaya meredam situsai agar tak melebar.

"Ada orang meninggal di sini. Informasinya kena tembak. Kami ketakutan," ujar sumber yang dihubungi Tribun-Papua.com.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India