Kamis, 19 Mei 2022

Melobi, Kegiatan "Klandestin" yang Lazim dalam Sistem Sosial-Politik Apapun!

Melobi, Kegiatan "Klandestin" yang Lazim dalam 
Sistem Sosial-Politik Apapun! 

Oleh: Andre Vincent Wenas
Tak perlu baperan dalam diskusi soal lobi kelompok tertentu. Baik itu lobi politik maupun lobi bisnis, sampai ke lobi soal kegiatan sosial, keagamaan, karitatif dan filantropis. 

Biasa-biasa saja kok, kelompok lobi itu ada dimana-mana. Tak perlu dipungkiri, dan tak perlu hipokrit. Apakah itu Kelompok Lobi Kristen, Kelompok Lobi Islam, atau agama lainnya. Termasuk Kelompok Lobi Sawit/Minyak Goreng, Baja, Batubara, lobi Daging Sapi sampai ke lobi Daging Hangat. Itu fakta sosialnya, juga fakta politik praktisnya (dari power-play, maupun yang pakai fulus atau fustun). 

Baru-baru ini kita mengangkat soal isu kelompok lobi Kristen di Singapura terkait kasus deportasi UAS. Lalu sementara pihak – mungkin ada yang emosi, entah kenapa – atau ada juga yang memang tidak paham (atau naif) soal lobi-melobi ini, protes keras yang sayangnya tidak dibarengi argumentasi. Cuma ngeyel begitu saja. Meskipun pemrotes itu mengaku diri sebagai “intelektual”. Sayang sekali memang.

Lobi dan kegiatan melobi, apa itu?

Per definisi, lobbying adalah “Any attempt by individuals or private interest groups to influence the decisions of government; in its original meaning it referred to efforts to influence the votes of legislators, generally in the lobby outside the legislative chamber. Lobbying in some form is inevitable in any political system.” 

Jadi menarik lantaran dikatakan bahwa kegiatan melobi itu tidak dapat dihindari dalam sistem politik apa pun! Tentu saja, apa serta bagaimana detil kegiatan serta topik pembicaraan dalam lobi itu kerap tidak jadi konsumsi publik. Semacam kegiatan "klandestin", sebut saja begitu. Hanya hasil akhirnya yang bisa diketahui publik. Dan itu lazim terjadi di mana pun, tidak aneh.

Dalam sistem manajemen Jepang dikenal istilah “nemawashi”, suatu  proses informal (tidak resmi) untuk meletakkan dasar bagi rencana perubahan atau suatu usulan proyek. Caranya dengan pendekatan (bicara) kepada pihak-pihak yang relevan, demi meraih dukungan atau minta umpan balik. Hal ini dianggap sebagai elemen penting dalam setiap perubahan besar, sebelum langkah formal apa pun diambil.

Kegiatan melobi ini sangat lentur (flexible) dan cair. Sehingga dikatakan, “Lobbyists are commonly held in a negative light because they are seemingly able to circumvent the democratic process.” Ya, pelobi ini bisa memintas proses demokrasi. 

Walau pun begitu, de-facto: “Lobbying in some form is inevitable in any political system.” Melobi tidak dapat dihindari terjadi dalam sistem politik apa pun. Lobi ternyata suatu keniscayaan dalam kehidupan sosial-politik-ekonomi.

Kelompok penekan (pressure group) ada di dalam setiap sistem. Dan semua kelompok penekan itu pasti melakukan kegiatan lobi, sesuai cara atau gayanya masing-masing. 

Tatkala Almarhum Tengku Zulkarnaen “diusir” dari Bandara Sam Ratulangie oleh kelompok penekan adat, sulitlah untuk dicerna bila dikatakan tidak ada kelompok lobi tertentu di belakang aksi tersebut. 

Saat kasus 2 pendeta Amerika ditolak masuk ke Singapura dengan alasan yang mirip dengan alasan penolakan UAS, hanya ini dari versi radikalisme Kristen, diyakini juga ada Kelompok Lobi tertentu yang “menjaga” agar otoritas Singapura tetap tegas pada aturan, serta bertindak adil.

Sewaktu proses pengadilan Ahok berjalan, siapa bilang tak ada lobi kelompok penekan di belakang layar? Bahkan sejak sebelumnya, lobi-lobi politik pastilah terus bekelindan merangkai berbagai kepentingan kelompok yang merasa “terganggu” dengan kebijakan Ahok sebagai gubernur. 

Lobi kelompok (sindikat/mafia) Sawit yang berujung penangkapan Dirjen Daglu berikut 3 wayang korporasi, sampai yang terakhir dicokoknya staf ahli Kemenko Perekonomian, Lin Che Wei oleh Kejaksaan Agung. Apakah di peristiwa itu tak ada lobi-lobi politik? Misalnya lobi untuk mengamankan para “master-mind” (biang-kerok) lainnya agar tak tersentuh hukum. Lin Che Wei dikabarkan tidak lagi jadi anggota Tim Asistensi Kemenko Perekonomian sejak Maret 2022. Padahal kasus cpo/migor ini terjadi sejak akhir tahun lalu (2021).

Kelompok Lobi itu faktanya ada karena memang diperlukan, untuk memuluskan lahirnya suatu kebijakan. Termasuk juga untuk menjaga agar suatu regulasi/legislasi yang telah disepakati bisa berjalan pada relnya. Jadi juga berfungsi semacam anjing-penjaga (watch-dog) yang mengawal isi rumah dari mereka yang mau coba-coba menyelewengkan kesepakatan. 

Kelompok Lobi ini juga jadi semacam interface (penghubung) antara otoritas dengan kekuatan lain di jalanan. Kalau coba macam-macam, tahu sendiri akibatnya. Bisa-bisa gerakan parlemen jalanan pun direkayasa untuk diadakan. Bukankah ada mahasewa yang tarif rental-nya bisa dinegosiasikan sesuai skala demo-nya? 

Karena Kelompok Lobi ini memang ada dan terjadi di depan mata kita, lalu kenapa malu dan merasa tabu untuk membicarakannya dalam suatu wacana terbuka? Sampai ada yang bilang takut dipakai jadi alat untuk adu-domba segala! Lalu apakah kita semua ini dikiranya domba bodoh yang bisa diadu-adu? Atau, apakah justru lantaran dirinya sendiri yang takut idola (berhala)-nya roboh? Atau khawatir ‘fantasi-kebenarannya’ malah terbongkar? 

Memang, ‘confront the brutal facts’ itu adalah untuk mereka yang berani serta cerdas. Hanya bagi intelektual sejati, sokratian yang siap mereguk dari piala walau risikonya maksimum. Only for the brave, bukan untuk mereka yang pura-pura mengaku dengan embel-embel intelektual. 

“Amicus Plato, Sed Magis Amica Veritas!” Khusus dalam hal ini tak ada lobi-lobi. Maaf.  

20/05/2022
Andre Vincent Wenas, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.
 https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=405478471589474&id=100063819726104 

*KITA SUDAH MERASAKAN ADA PEMIMPIN NEGERI YANG MENJUAL MURAH BANGSA DAN NEGARANYA demi KEKUASAAN dan KEKAYAAN.

 *KITA SUDAH  MERASAKAN  ADA PEMIMPIN NEGERI YANG MENJUAL MURAH BANGSA DAN NEGARANYA demi KEKUASAAN dan KEKAYAAN. SEKARANG MAU DIULANG KEMBALI ! ! !       Danz Suchamda : Maka jangan biarkan mereka mengambil bagian dalam tampuk pemerintahan NKRI. Bisa dijual negeri ini demi perut mereka sendiri. Mereka tidak punya rasa-memiliki terhadap bangsa kita ini. Yang mereka rasa-miliki hanya _"agama dan tuan mereka"_. Undang-undang keras harus segera dibuat untuk mengantisipasi para penghianat bangsa.*

Oleh : King Gaudi
*^^^^^^^^^^^^*   
*KISAH JENDERAL FREDERICK STANLEY MAUDE,    MENGETAHUI MENTAL PRIBUMI NGARAB*

Letnan Jenderal Frederick Stanley Maude (1864-1917) adalah seorang perwira Angkatan Darat Inggris . Dia dikenal karena operasinya dalam kampanye Mesopotamia selama Perang Dunia Pertama, dan dalam penaklukkan Baghdad pada tahun 1917.

*Kisah Jenderal ini diriwayatkan oleh Dr. Ali Al-Wardi dalam bukunya _"Social Glimpses from the History of Iraq"_*

Pada tahun 1917 M Jenderal Inggris Stanley Maude memasuki salah satu daerah di Irak dan bertemu dengan seorang gembala.

Dia panggil penerjemah dan meminta menerjemahkan untuk berkata kepada seorang penggembala:

Penerjemah: 
*"Jenderal akan memberimu £ 1 (satu pound) jika kamu menyembelih anjingmu yang berlarian di sekitar kawanan domba-mu..."*

*Anjing merupakan kebutuhan penting bagi penggembala, karena ia ikut menggiring kawanan  dan membantu melindungi domba dari predator. Tetapi Satu Pound pada saat itu dapat membeli setengah kawanan domba.*

Penggembala senang dan membawa anjingnya lalu menyembelihnya di hadapan jenderal. 

Kemudian Jenderal Maud berkata:

 *"Aku akan memberimu tambahan Satu Pound lagi jika engkau mengulitinya..."*

Penggembala menerimanya dan menguliti anjingnya.

Jenderal Maude berkata lagi:

*"Aku akan memberimu Satu Pound ketiga asal kamu memotong anjingmu menjadi potongan-potongan kecil."*
Dan sang gembala langsung melakukannya.

Setelah itu jenderal memberinya 3 Pound dan berlalu pergi.

Sang gembala mengejar sang jenderal dan para  prajurit yang bersamanya sambil berseru:

*"Apakah engkau memberiku uang agar aku memakan dagingnya?* 

Jenderal pun menjawab:

*"Tidak ! Aku hanya ingin tahu karaktermu dan memahami jiwamu, karena kamu sanggup menyembelih, menguliti dan memotong-motong  teman dan rekan setiamu yang paling berharga hanya untuk 3 Poun, dan kamu akan siap memakannya untuk Satu Pound keempat. Inilah yang aku butuhkan dan apa yang ingin aku ketahui telah terbukti (mentalitas penduduk sini - pent).*

*Kemudian Jenderal itu berpaling kepada tentaranya dan berkata:           _"Kalian perhatikan! Selama mentalitas mereka seperti ini, kalian jangan pernah takut apapun..."_*
https://amandala.com.bz/news/a-country-with-no-values/
*Kisah ini menunjukkan jiwa yang lemah pada kebanyakan masyarakat kita yang siap melakukan apa pun demi uang, tanpa menyadari bahwa mereka rela menjual yang mahal demi yang murah.*

*Dan inilah yang digunakan musuh mana pun untuk menghancurkan masyarakat sepanjang sejarah.*

*PERHATIKAN…! ! !*

*Berapa banyak dari kita yang bersedia untuk tidak makan daging anjing, tetapi siap makan daging saudaranya demi uang…! ! !*

*Danz Suchamda : Maka jangan biarkan mereka mengambil bagian dalam tampuk pemerintahan NKRI. Bisa dijual negeri ini demi perut mereka sendiri. Mereka tidak punya rasa-memiliki terhadap bangsa kita ini. Yang mereka rasa-miliki hanya _"agama dan tuan mereka"._ Undang-undang keras harus segera dibuat untuk mengantisipasi para penghianat bangsa.*
*>>>>>>>>>>>>>*
*INI PENGKHIANAT BANGSA dan NEGARA INDONESIA ITU ! ! !*

Oleh : King Gaudi
*^^^^^^^^^^^^*   *INDONESIA DALAM BAHAYA !!!*
*SAMPAH PERADABAN ~KHILAFAH~ DAN ~PENDUKUNGNYA~ HARUS DIMUSNAHKAN DARI BUMI NKRI TERCINTA !!!*
*MASYARAKAT YANG CINTA NKRI DAN NASIONALIS HARUS TERUS BERGERAK MENYELAMATKAN NKRI TERCINTA !!!*

*Ek0 Kuntadh1: _KETIKA INDONESIA DIKUASAI ~KHILAFAH~_*

https://youtu.be/StddCVaYZ9A

*Mari Kita Bersuara Untuk Menjaga NKRI!*๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ ๐Ÿ’ช๐Ÿ™๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘☝️

*WASPADAI POTENSI CHAOS*. *CHAOS = JALAN UTK MUSUH2 NKRI MENJAJAH KITA !!!*

Ini SANGAT PENTING REKAN2KU SEMUA MOHON DIBACA DN MOHON VIRALKAN BIAR SEMUA PAHAM.๐Ÿ‘๐Ÿผ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ              

*UNTUK DIPERHATIKAN DENGAN SUNGUH SUNGGUH*

*BACA DG CERMAT & LAKSANAKAN.*

*WASPADAI POTENSI CHAOS*. 
*CHAOS = JALAN UTK MUSUH2 NKRI MENJAJAH KITA !!!*

===============
Komen : 
*WAJIB BACA & SEBAR !!!*

https://nusantaranews.co/soal-user-asing-pemecah-belah-nkri-dansesko-tni-berikan-pencerahan/

*PENCERAHAN DARI DANSESKO TNI LETJEND TNI AGOES SUTOMO*

"Masyarakat harus yakin. 
TNI tetap setia pada NKRI dan rakyat. 
TNI tahu kapan saatnya mengambil sikap kalau Negara memang dalam keadaan genting".
Letjend TNI Agoes Sutomo

*(RANGKUMAN MATERI GEOPOLITIK DAN GEOSTRATEGIK INDONESIA DALAM KACA MATA INTELLIGENT)*

1. Kalau kita mendengar presentasi Panglima TNI tentang perspectif ancaman pada ILC yang lalu maka kita akan paham kenapa INDONESIA menjadi sasaran target incaran Negara maju di Dunia.

2. Kekuatan Asing yang mengincar INDONESIA sangat berharap INDONESIA :
- Rusuh
- Perang Saudara 
  seperti di Suriah 
  sekarang.

3. Untuk itu mereka telah melakukan skenario (ibarat lingkar obat Nyamuk) secara sistematis melakukan Proxy War pelemahan Ketahanan Nasional INDONESIA dari masa ke masa secara bertahap dan halus.

4. Pelemahan sistem Pertahanan kita itu meliputi semua bidang. 
Mulai dari :
- Ekonomi
- Politik
- Hukum 
- Peraturan 
  Perundangan
- Sejarah
- Media Informasi
- Pergeseran watak 
  prilaku Bangsa
- Gaya hidup
- Institusi Pemerintah 
  termasuk pelemahan 
  TNI baik secara 
  FUNGSI dan 
  WEWENANG.

5. Pelemahan sistem Pertahanan ini tentu melalui Operasi Inteligent masive dan terstruktur.

6. Ada USER (State /non state (negara/kelompok elit).
Ada AGENT HANDLE, di bawahnya AGENT ACTION di bawahnya lagi INFORMAN berlapis.

7. Tiap struktur dan bagian ini bergerak menurut tupoksinya masing-masing.
Dimana diantara sesama merekapun tidak saling mengenal. 
Yang tahu hanya SANG USER.

8. Mereka dibayar, dilatih untuk melakukan Operasi-operasi cipta kondisi bahkan SABOTASE dengan bantuan Dana tanpa batas serta dukungan Power Politik yang kuat.

9. Masing-masing agent ini masuk melebur kedalam sendi-sendi kehidupan ber-Negara kita. 
Ada yang masuk dan menjadi :
- Tokoh Negarawan
- Dosen
- Pengamat
- Pejabat Publik
- Institusi 
  Pemerintahan 
  (Eksecutive, Legislatif, 
  Yudicative)
- Dunia Perbankan 
- Dunia per-Filman

Bahkan sampai ke Istana dan Tubuh TNI-POLRI sekalipun.

10. Agent Handle sebagai Pengendali.
Agent Action sebagai Eksekutor.
Informan sebagai pengumpul informasi lapangan.

11. Masing-masing agent ada yang bergerak sebagai :
- Pendukung
- Kontra
- Pihak ke Tiga dari 
  Pemerintahan

12. Semua bergerak dalam rangka mengamankan setiap kepentingan USER di INDONESIA. 
*Salahsatu contoh yang marak sekarang adalah bagaimana merekayasa terjadi gejolak kerusuhan di INDONESIA*.

13. Untuk menciptakan gejolak, masing-masing agent bergerak untuk menanamkan rasa :
- Saling benci
- Saling curiga
- Saling buruk sangka
Diantara sesama Anak Bangsa. 

Baik :
- Antar Suku
- Antar Agama
- Antar Ormas
- Antar Ulama
- Antar Pengamat
- Antar Kampus
- Antar Parpol
- Antar Tokoh Bangsa. 
- Termasuk antar 
   Institusi.

14. Kita semua seolah di paksa dan di giring kepada Satu titik yaitu PERANG. 
Sekecil apapun masalah akan di peruncing dan diprovokasi. 
Timbal balik.

15. Tujuan-nya hanya Satu : Menjadikan Anak Bangsa menjadi Bangsa yang,
- Sinis
- Egois
- Ambisius 
- Sadis
- Anti kebersamaan

16. Kita dijauhkan dari sifat asli Bangsa INDONESIA seperti :
- Pejuang
- Militan 
- Pemberani
- Kuat
- Kompak
- Suka Bermusyawarah
- Gotong Royong

17. Jadi kalau ada kejadian disekitar kita yang diluar kewajaran itu adalah salahsatu bentuk hasil kerja para agent tersebut.

18. Perang Saudara adalah hal yang sangat di inginkan USER Asing terhadap INDONESIA. 
Agar kita akhirnya terpecah belah, hancur lebur, lemah untuk kemudian mereka kuasai (Jajah).

SOLUSI :

1. Jadi lah kita kembali menjadi jati dirinya Orang INDONESIA. 
Sebuah kesadaran kolektif senasib Satu Bangsa dan Satu rasa cinta Tanah Air. 
Tak ada pandang SARA. 
Kita adalah sebuah Bangsa yang kuat dan bersaudara.

2. Jangan mau terpancing untuk menjadi "Tidak Waras" (sesuai keinginan USER) untuk punya keinginan :
- Saling bunuh
- Sling memerangi
- Saling menghabisi 
  antar sesama Anak 
  Bangsa. 

Persoalan Politik diselesaikan dengan cara Politik yang moderat.

3. Kalau INDONESIA pecah perang Saudara, banyak Negara sekitar kita yang tepuk tangan dan bahagia.

4. Secara Politik Konstitusional. 
*_"Tidak ada yg lebih tepat dan baik kecuali kembali lagi kepada UUD 1945 dan PANCASILA sebagai Pemersatu Bangsa."*_ 
Karena itu di buat oleh para Founding Father kita melalui sebuah :
- Perenungan
- Pemikiran 
- Penghayatan yang 
  sangat dalam sesuai 
  dengan kondisi 
  Bangsa.

5. Ikat kembali rasa persatuan sesama Anak Bangsa. 
Bunuh segala bentuk SKENARIO para USER tersebut dengan *tidak mudah terpancing dan justru merekat kembali rasa persaudaraan*.

6. Bagi Pemuda-pemuda Idealis dan Nasionalis. Mari ikut berjuang mengambil PERAN dan posisi strategis Negara untuk melakukan perbaikan moral dan cita-cita Bangsa.

7. Percayalah.
TNI tetap solid dan setia terhadap NKRI. Bersama Rakyat TNI Kuat. 
*TNI tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan disaat Negara genting*.

*ROH NEGARA  RI TINGGALLAH BERSAMA KAMI DAN BIMBINGLAH๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ*

*Note :*
๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ Sdh diviralkan bbrp kali... Mohon tetap hrs diviralkan ber-ulang2 krn ini sangat crusial semua anak bangsa hrs tahu, ingat Indonesia sangat  kaya akan sumber daya, alam.., jangan terlena... salah satunya cadangan nikel terbesar di dunia sbg energy terbarukan by pengganti energy fosil/minyak. *"Banyak negara2 maju yg  Bu mengincarnya.." AWAS!!!* many thanks for participation.. ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Budayawan Sebut Anies Gak Bisa Kerja, Murni Anak Baru Keluar Sekolah Mau Jadi Presiden

Budayawan Sebut Anies Gak Bisa Kerja, Murni Anak Baru Keluar Sekolah Mau Jadi Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini digadang-gadang menjadi salah satu kandidat kuat untuk jadi calon presiden pada Pemilu 2024 nanti. Sontak kabar ini membuat kinerja Anies dibanjiri kritik sejumlah pihak.

Kritik datang salah satunya dari budayawan, Mohamad Sobary. Budayawan itu sebut Anies ‘gak bisa kerja’ serta mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta itu “murni anak baru keluar sekolah”.

Hal tersebut disampaikan Mohamad Sobary dalam wawancaranya bersama ahli hukum tata negara dan pengamat politik Refly Harun di kanal Youtube milik Refly.

Menurut Sobary, Anies Baswedan layaknya anak sekolah yang baru lulus, perlu banyak belajar sebelum mencalonkan diri jadi Presiden RI. Selain itu, dia juga mempertanyakan karya ilmiah milik Anies Baswedan nyaris tak pernah terdengar, padahal dia akademisi.

“Sekolah baru keluar dari Amerika, belum pernah menulis proposal untuk pengembangan masyarakat, untuk menaikkan, apa namanya, income generating, untuk public education, gak ada, gak ada,” kata Mohamad Sobary saat berbicara dengan Refly Harun dalam video di kanal Youtube milik Refly, dilansir pada Rabu (4/5/2022).

“Dia murni anak baru keluar sekolah. Jadi apa? Influential kepada siapa? Bohong bagi saya, marah saya mendengar itu,” kata Budayawan itu.

Lebih lanjut, Sobary menyebut bahwa Anies pernah berada dalam organisasi yang sama dengannya, saat itu Anies merupakan bawahan dari budayawan itu. Lantas menurut pengalamannya, dia menyebut bahwa sosok Anies ‘gak bisa kerja’.

“Kalau kita berbicara secara dingin, dia anak buah saya dan tidak pandai bekerja. Anak buah saya di Partnership for Governance Reform,” ucap Mohamad Sobary. 

Meski demikian, Mohamad Sobary mengatakan ada saja kemungkinan Anies Baswedan maju di Pilpres 2024 jika dilihat dari berbagai upaya yang dilakukan.

Namun, budayawan itu menyebut bahwa tuhan tidak akan membimbing Anies untuk jadi Presiden RI selanjutnya.

“Bagi saya, kalau seseorang begitu mati-matian untuk mencapai cita-cita politik, ahli-ahli agama bilang, kalau begitulah watak manusia, Tuhan boleh mengizinkan barangkali, tapi Tuhan tidak akan membimbing dia (Anies) lebih lanjut,” kata budayawan yang menyebut Anies ‘gak bisa kerja’ itu. (Firas) JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – 
https://poskota.co.id/2022/05/04/kacau-budayawan-sebut-anies-gak-bisa-kerja-murni-anak-baru-keluar-sekolah-mau-jadi-presiden/amp?view=all

BNPT Sebut Larangan UAS Masuk Singapura Jadi Pelajaran untuk RI

 BNPT Sebut Larangan UAS Masuk Singapura Jadi Pelajaran untuk RI

CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 13:32 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menyatakan pencekalan yang dilakukan pemerintah Singapura terhadap penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) harus dijadikan pembelajaran bagi Indonesia dalam mencegah radikalisme.
Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwakhid mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh negara tetangga Indonesia itu tak lebih dari antisipasi dini terhadap potensi ancaman kepada negaranya.

"Saya melihat ini justru menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk juga melakukan pencegahan sejak hulu dengan melarang pandangan, pemahaman dan ideologi radikal yang bisa mengarah pada tindakan teror dan kekerasan," kata Nurwakhid saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/5).

Menurutnya, Singapura saat ini lebih unggul dari sisi pencegahan ancaman dan bentuk-betuk teroris.

Ia mencontohkan\ Indonesia masih melakukan upaya preventif strike atau penegakan hukum terhadap ancaman teror sementara Singapura sudah tahap pencegahan dari hulu, yakni pemikiran radikalisme.

"Singapura lebih hulu yakni "pre-emptive strike", yakni pencegahan terhadap potensi ancaman aksi yang disebabkan oleh pandangan, doktrin dan ideologi," jelasnya.

Nurwakhid menjelaskan bahwa Singapura punya landasan hukum bernama Internal Security Act (ISA) untuk melakukan hal itu. Negara tersebut dapat melarang ideologi, pandangan dan pemahaman radikalisme yang mengarah pada aksi terorisme.

"Singapura berani mengambil Langkah itu karena jelas ceramah, sikap dan pandangan yang eksklusif, intoleran merupakan watak dasar dari muncul pemahaman radikal terorisme akibat doktrin al-wala wa bara maupun takfiri," ucap dia.

Oleh sebab itu, kata dia, BNPT menghargai kebijakan yang diambil oleh pemerintah Singapura terhadap UAS.

Nurwakhid menyatakan bahwa pihaknya tak akan mengintervensi penolakan kedatangan UAS dan rombongan ke negara tersebut.

Sebelumnya, UAS ditolak masuk ke Singapura oleh otoritas setempat. Kementerian Dalam Negeri Singapura menyebut sejumlah alasan menolak kedatangan UAS di negara tersebut.

Salah satu poinnya yaitu UAS dianggap menyebarkan ajaran yang ekstremis dan bersifat segregasi. Singapura juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan UAS yang pernah membahas soal bom bunuh diri dalam ceramahnya.

"Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura," mengutip situs resmi Kemendagri Singapura.

 https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220518131957-20-798039/bnpt-sebut-larangan-uas-masuk-singapura-jadi-pelajaran-untuk-ri.

Di Cangkir Kopiku : Sudah tak ada lagi Nusantara

Di Cangkir Kopiku : Sudah tak ada lagi Nusantara

Di Cangkir Kopiku

Di cangkir kopiku
Agama diaduk menjadi ampas politik yang apek & apes
Menghitamkan sarapan dan makan malam
Menghantui pagi hari dan siang bolong
Menggelapkan mimpi buruk berulang-ulang

Di cangkir kopiku
Arabica dan robusta jadi rasa bacin kebodohan dan kebencian 
Tanpa gula hanya tersisa pahit dengki dan iri hati
Panas menghanguskan kalbu
Dingin membekukan akal

Di cangkir kopiku
Hoax dan fitnah jadi fatwa yang disucikan
Kebudayaan dan tradisi jadi musuh bebuyutan
Demokrasi jadi kebebasan mematikan liyan

Di cangkir kopiku
Sudah tak ada lagi Nusantara
Yang berbeda rasa dan aroma

Di cangkir kopiku
Residu dan bubuk mesiu dari berbagai jurusan memperingatkan
: Indonesia dalam bahaya! 

Bekasi, 20 Mei 2022
Yudhistira ANM Massardi

Kamis, 03 Februari 2022

[Bgn 1] TERIMA KASIH RAKYAT KALIMANTAN, BOS EDY ITU TERNYATA SALAH SATU TANGKAPAN KAKAP

Video Ilustrasi Saja
 [Bgn 1]  TERIMA KASIH RAKYAT KALIMANTAN, BOS EDY ITU TERNYATA SALAH SATU TANGKAPAN KAKAP
 bagian 1

‼️‼️ TERIMA KASIH RAKYAT KALIMANTAN, BOS EDY ITU TERNYATA SALAH SATU TANGKAPAN KAKAP YG TERHUBUNG DENGAN AKTIFITAS2 JARINGAN TERORIS DAN PENDUKUNG TERORIS‼️‼️

Kita patut bersyukur satu pulau Kalimantan, rakyatnya telah bergerak memenuhi setiap jengkal bumi Borneo. Siap dgn baju perang dan mandau, baik Laki Perempuan, Tua Muda, Masyarakat dan Pemdanya.. Para teroris dan radikalis yg selama ini mendapat support agitasi dan propaganda (agitprop) bos Edy dibuat terbungkam.

Video berikut ini membongkar rekam jejak upaya aktif bos Edy mensupport para teroris yg ada di FPI dan aksi2 radikalisme yg masih mereka jalankan meski sdh dibubarkan. Keterlibatan Rijek, Munarman, dan sejumlah orang2 FPI lainnya dlm kegiatan terorisme ISIS sdh jadi fakta persidangan Munarman. 

Lbh jauh, dari jejak biji tal, penangkapan bos Edy membongkar jejaring2 pendukung aksi2 terorisme FPI sehubungan posisi bos Edy sbg Wartawan FNN...

Membongkar jejaring pendukung aksi2 terorisme dsn radikalisme  itu harus pakai analisis networking, korespondensi, asosiasi, dan historis. Berdasarkan analisis ini ditemukan sejumlah fakta sbb:
1. Di media FNN, bos edy duduk jadi salah satu dewan redaksi, artinya jadi salah satu eksekutif top FNN.

2. Dii FNN, duduk juga sejumlah nama beken, yg salah satunya adl Hariman Siregar. Tokoh gaek Peristiwa Malari 1974 ini punya posisi penting, yaitu salah satu Dewan Pakar FNN.

3. Skrg, mari kita ulas salah satu kasus yg masih heboh gara2 ulah bos edy, yaitu km 50. 

4. Dalam kasus km 50, bos edy bikin reportase, yg atas pengakuan sepihak dirinya sdh mewawancarai salah satu saksi.

4. Apakah wawancara itu bener atau boong, gak bisa diklarifikasi. Soalnya, gak ada rekaman wawancaranya, baik rekaman audio maupun video.

5. Reportase bos Edy itu berlawanan dgn hasil kerja Kepolisian yg sdh diawasi Kompolnas.

6. Walhasil, gara2 ulah bos Edy, pihak Kepolisian banjir serangan dari berbagai penjuru, seperti dari oknum komnas has, aktifis ham, mass media dsb.

7. Singkatnya , hasil kerja Kepolisian menindak gerombolan teroris itu dibikin kocar kacir oleh ulah bos edy, biarpun di TKP nyata2 ditemukan ada senjata api, sejumlah golok, dan selongsong peluru.

8.,Cilakanya, pihak oknum Komnas HAM dan lainnya gak mempersoalkan cara kerja abal2 bos edy. Kerja jurnalistik mengharuskan hasil wawancara bos edy dikonfirmasi ke kepolisian. Jadi, kerja jurnalistik bos edy gak bisa dipertanggung jawabkan. Rekaman wawancara baik foto atau video saksi tsb gak ada, cover both side ke pihak kepolisian juga gak dikerjakan.

9. Gak ada juga organisasi wartawan yg menindak bos edy yg kerjanya sdh melanggar kode etik. Gak jelas, apa mereka takut sama orang di belakang bos edy?? Masalahnya bos edy ini juga jadi salah satu deklarator KAMI.

10. Gak cuman bikin rekaman reportase abal2, bos edy juga bikin rekaman konperensi terkait kasus km 50.  

11. Yuk, skrg kita ulas skenario apa yg dimainin bos edy. Biar kita paham, spt apa kualifikasi orang ini dan bgmn berbahayanya orang kayak bos edy.

12. Rekaman konperensi soal kasus km 50, yg kmdn disebarin kemana mana, jelas bagian upaya bos edy spy kasus ini bisa jadi api gede yg membakar kemana mana. Di saat kepolisian sendiri sdg aktif mengusut dan membuka diri bagi keterlibatan pihak lain dlm penyelidikan, spt komnas ham , kompolnas dan lembaga2 lainnya.

13. Jelas, bos edy berusaha keras membangun konstruksi kasus km 50 dlm framing yg pengen dia mainin, yg pastinya buat menyudutkan pihak kepolisian.

14. Kita pasti heran, ada kepentingan apa bos edy begitu keras dan mati2an buat mematikan langkah 2 kepolisian?? Manuver2nya di lapangan begitu trampil dan terlatih. Gak keliatan  ada kagok2nya. Lancar mengalir deras.

15. Sdh makin jelas ya profil sosok bos edy ini. Kmdn, yg kita lihat juga, efeknya luar biasa. Kepolisian bener2 jadi sasaran tembak dari banyak pihak. Pdhl dari rekaman2,  sdh jelas aksi2 mrk di jalan tol sampe TKP mau menghabisi Petugas. Para teroris itu juga tau yg dihadapi adl petugas negara yg sdg dinas.

16. Buat mrk yg pernah tau cara2 kerja intel di jaman Harto dan Ali Murtopo, pasti bisa ngebacanya dgn jelas. Pertama, rekaman2 yg dibuat bos edy dlm kasus km 50 itu adi produksi material2 yg di butuhin buat kampanye2 ala PKI, yg dikenal dgn singkatan AGITPROP, yaitu agitasi dan propaganda.

17.,Kmdn, cara kerja bos edy itu bener2 tipikal cara kerja agen lapangan yg diterjunin  di garis belakang musuh buat bikin kekacauan dan kerusakan. Rekaman2 itu dipake bos edy buat bikin kerusakan dan penyesatan thd hasil2 kerja kepolisian. Ruang publik mau dibikin dalam kebingungan mempertanyakan mana yg benar??? Timbul saling kontroversi sampe kmdn muncul ketidakpercayaan meluas kpd kepolisian dan pemerintah. Bos edy trus akan ceramah kemana mana manaikkan dan memperbanyak amplifiernya.

18. Begitu ruang publik sdh bisa diisi dgn kepengapan narasinya bos edy, maka itu tinggal satu langkah lagi menurunkan massa aksi ke jalan2... Ini target inti dari kerja bos edy dgn mantel sbg wartawan FNN. Bikin kerusuhan massal 1998 jilid 2.

19.  Apa yg dilakukan bos Edy persis sama dgn yg dilakukan Hariman Siregar waktu kasus Malari 1974 yg memakan tumbal Jendral Sumitro dan Jendral Sutopo Yuwono.

20. Bbrp publikasi termasuk pengakuan Jendral Yoga Sugama (Kepala Bakin waktu itu), mengatakan Hariman Siregar mmg agen binaan Jendral Ali Murtopo yg ditanam buat bikin kerusuhan Malari 1974. Tujuannya, kalo sdh rusuh, mahasiswa 2 itu nanti ditindak krn sdh krg ajar menuntut pembubaran ASPRI yg jadi kerajaannya Jendral Ali Murtopo.

21 ,Apakah kepinteran bos edy bermain di GARIS belakang  musuh adl hasil mentoring dari Hariman Siregar? Jelas kita gak tau. Tapi, dari gaya2 narasi, orasi, dan modus2 operandi nya gak beda 2 jauh. Kali ini targetnya adl pencopotan Kapolda Metro Jaya. Tapi gagal. Ingat perkembangan terakhir, bos Edy menyasar Prabowo dan aliansinya menyasar Jendral Dudung

22.  Nah, dari kasus km 50,kita sdh nemuin jejak2 cara kerja agen2 binaan jendral Ali Murtopo. Skrg kita liat juga, bhw di situs FNN itu ada banner lembaga pendidikan Insan Cendekia Madani (ICM) yg Dewan Pembinanya dipimpin okeh Tamsir Limrung.

23. Kita lantas bertanya tanya? Siapa yg masok modal buat FNN?,apakah orang2 PKS? atau FNN itu organisasi sayap  PKS?

24. Krn blm jelss, kita kupas aja soal yg menarik, yaitu Tamsil Limrung yg bersama MS Ka'ban tergolong orang2 sakti yg sampe skrg kasusnya dibikin mandek oleh KPK, yaitu kasus SKRT yg waktu itu Ka'ban jadi Menteri Kehutanan. Sejumlah bukti di persidangan sdh dibuka bhw keduanya kebagian nerima suap dari  kasus penyuapan oleh Anggoro (ingat kasus markus Anggodo Cicak Buaya?).

25. Kita lanjut dulu pada soal hubungan orang2 alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) dgn jaringan intel Jendral Ali Murtopo. Buat yg gak pernah ngalamin sepak terjang Jendral  Ali Murtopo pasti bingung. Bgmn orang2  PKS punya koneksi sama jaringan intel Jendral Ali Murtopo???

26. Hal itu sebenarnya gak aneh, krn  banyak orang PKS, seperti bekatul sepiring, termasuk Ka'ban dan. chapline adalah alumni Pelajar Islam Indonesia (PII).

27. Sewaktu Jendral Ali Murtopo jadi Menteri Penerangan , banyak alumni PII ditarik masuk jadi PNS Departemen Penerangan.. Makanya gak usah heran, kalo Kementerian Kominfo skrg banyak kadrunnya..๐Ÿ˜…

28.,Oleh Jendral Murtopo, alumni2 PII itu dijadiin mesin politik yg mensupport manuver 2 politik Jendral Murtopo buat menggantikan Jendral  Harto. Jendral Harto jelas marah besar. Belum ke sampean hajatnya, Jendral Murtopo kmdn meninggal.

29.  Btw, spt apa militansi dari para alumni PII, lihat aja cerita chapline yg katanya bakar gereja di tahun 1967...๐Ÿ˜…

30. ,Kembali pada  kasus SKRT Anggoro, keterlibatan sejumlah pejabat publik alumni PII dan kmdn kasusnya mandek oleh KPK memunculkan dugaan dan spekulasi,  adakah oknum KPK yg jadi alumni PII  atau polisi taliban dan kmdn sukses nyelamatin para Kakandanya??? Yg pasti banyak alumni PII nangkring di PKS, termasuk Ar*f*n*t* yg ketangkap basa sdg nonton video b*k*p waktu sidang DPR....๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… 

Keseluruhan cerita di atas bisa disimak dlm postingan2 yg jadi lampiran tulisan ini. Dibagi dlm 3 bagian yg diurut sct tematis, utk menggambarkan peta hubungan bos edy dlm potret besar.... 

1, Bagian 1 Soal Bos Edi dan relasinya di FNN

2. Bagian 2 soal  Relasi FNN dgn ICM yg dipimpin Tamsil Limrung

3. Bagian 3 soal2 seputar Tamsil Limrung terkait kasus SKRT Anggoro

Silahkan dinikmati..
Arsip.Topsekali.com

Kamis, 20 Januari 2022

BERSIAP MENGARUNGI METAVERSE

 Selamat tinggal Ekonomi Digital.....
Selamat Datang Ekonomi Metaverse !!

============================

BERSIAP MENGARUNGI METAVERSE

YANDRA ARKEMAN
Profesor di Program Studi Teknik Industri Pertanian dan Peneliti AI/Blockchain, IPB University.

Salah satu teknologi digital yang akan  berkembang pesat pada 2022 adalah metaverse. Perbincangan tentang metaverse dimulai sekitar akhir Oktober 2021 lalu ketika Facebook resmi berganti nama menjadi Meta, sebagai tekad memasuki bisnis baru teknologi digital yang berbasis virtual and augmented reality (VR/AR).

Sejak saat itu, diskusi tentang metaverse menjadi trending topic di berbagai media di seluruh dunia. Bagaimana tidak? Teknologi baru ini akan mengubah peradaban dan perekonomian dunia secara revolusioner di masa depan!

Metaverse pada hakikatnya jagat raya baru yang dibangun di dunia virtual. Awalan meta diambil dari bahasa Yunani yang berarti “lebih dari” atau “melampaui” sepadan dengan kata beyond dalam bahasa Inggris.

Dalam jagat raya baru ini, kita bisa bertemu secara virtual dengan pengguna lain yang sedang daring dalam dunia digital 3D (tiga dimensi). Diri kita akan “diwakili” avatar 3D, demikian juga pengguna lainnya. Inilah yang membedakan metaverse dengan internet 2D.

Dalam internet konvensional, kita hanya bisa bertemu pengguna lain dengan menggunakan nama akun, foto, atau video 2D. Untuk memasuki metaverse, kita harus menggunakan kacamata khusus, kacamata VR (virtual reality).

Misalnya, seseorang bisa memasuki pameran dan konferensi ilmiah yang diselenggarakan dalam bentuk metaverse. Setelah mendaftar, dia bisa datang dan memasuki ruang pameran dengan kacamata VR yang dia miliki.

Dia bisa berkeliling ke seluruh booth pameran, bertanya ke penjaga stan serta bertemu pengunjung lain secara virtual dan real time.

Orang tersebut juga bisa melihat berbagai papan iklan di sepanjang pameran dan bertransaksi jual-beli secara langsung di dunia virtual ini. Semuanya persis seperti dia mengunjungi pameran di dunia nyata.

Bedanya, dia bisa melakukannya sambil duduk menggunakan baju tidur di rumah, yang masuk ke pameran adalah perwakilan dirinya (avatar) yang mengenakan setelan jas lengkap yang dia kendalikan dengan kacamata VR, program komputer, dan platform metaverse. Setelah melihat pameran, dia bisa menjadi pembicara di konferensi ilmiah di depan peserta lain yang tentu dalam bentuk avatar juga.

Bentuk 2D dari konferensi seperti ini, sering kita lakukan sekarang menggunakan Zoom, Microsoft Teams, atau Google Meet. Platform konferensi konvensional ini akan segera bertransformasi menjadi metaverse.

Dari contoh di atas, banyak peluang bisnis baru di era metaverse. Pertama, menyediakan platform dan co-working space di dunia virtual 3D. Ini perlu saat pandemi ketika sebagian bekerja jarak jauh dengan platform 2D yang kemampuannya terbatas.

Dengan teknologi metaverse yang ditunjang teknologi internet 5G, proses kolaborasi secara daring lebih mudah dan efektif.

Dalam bidang keteknikan, insinyur dari berbagai belahan dunia dapat berinteraksi dalam dunia virtual 3D secara real-time dan melakukan berbagai simulasi 3D secara simultan untuk mencari desain pesawat ruang angkasa yang optimum tanpa bertemu fisik.

Penggunaan metaverse untuk pengambilan keputusan cerdas seperti ini,  juga diperlukan berbagai bidang lainnya seperti kesehatan, sosial, kepolisian, politik, agromaritim, pemerintahan, dan militer.

Bisnis kantor virtual 3D ini akan sangat prospektif dengan adanya perubahan pola pikir dan budaya masyarakat modern pascapandemi, yang lebih menyukai bekerja dari rumah dengan seefektif dan seproduktif mungkin.

Dengan seringnya masyarakat menggunakan metaverse, akan terbuka peluang bisnis kedua, yaitu marketplace dan periklanan. Di setiap sudut ruang metaverse, kita bisa memasang papan iklan yang menarik sehingga bisa meningkatkan penjualan.

Dengan seringnya masyarakat menggunakan metaverse, akan terbuka peluang bisnis marketplace dan periklanan.

Di masa depan, transaksi e-commerce di metaverse bisa triliunan rupiah dan lebih besar daripada omzet jual beli daring saat ini. Sebab, promosi produk bisa di tempat dan suasana sesuai realitas di dunia nyata sehingga lebih atraktif dan mengena di hati konsumen.

Bisnis ketiga lebih unik lagi karena belum kita kenal sebelumnya. Dalam bisnis ini, kita bisa membeli atau menjual produk yang hanya ada dalam bentuk digital. Bentuk fisiknya tidak ada.

Sebagai contoh, “seorang” avatar akan menghadiri pertemuan bisnis, lalu membeli jas dan dasi di toko dalam metaverse. Transaksi dilakukan riil, artinya ada uang yang berpindah dari pembeli ke penjual. Kelak, avatar ini bisa menjualnya jika sudah tak diperlukan.

Dalam metaverse seperti ini, kita juga bisa melakukan investasi dengan membeli “tanah” atau space. Harga “tanah” ini suatu saat naik karena tingginya permintaan dan kalau dijual tentu menjadi sumber pendapatan yang sangat baik bagi investor.

Sertifikat kepemilikan “tanah” dibuat dengan teknologi non fungible token (NFT) berbasis blockchain yang lebih aman dan sangat sulit dipalsukan.

Fenomena ini sangat aneh bagi sebagian orang tetapi dalam bentuk sederhana hal ini sebenarnya tak ubahnya seperti kita melakukan jual-beli nama alamat web atau domain di internet 2D yang ada saat ini.

Transaksi dan investasi dalam metaverse seperti inilah yang disebut realitas virtual yang akan membentuk masa depan kita. Dengan fenomena ini, dapat diramalkan ekonomi digital akan segera terdisrupsi oleh ekonomi metaverse yang lebih menakjubkan.

Transaksi dan investasi dalam metaverse seperti inilah yang disebut realitas virtual yang akan membentuk masa depan kita
 
Bisnis lain di era metaverse di antaranya mensponsori acara dalam metaverse (seminar, pameran, konser), gim metaverse, jasa konsultasi terkait metaverse, perangkat keras metaverse (kacamata dan lainnya), e-learning dan pendidikan dengan metaverse serta meningkatkan efisiensi industri dengan teknologi metaverse.

Lalu apa implikasi teknologi metaverse ini untuk kita saat ini? Hal yang jelas, kita tidak mau hanya menjadi pengguna teknologi metaverse.

Saat ini, raksasa teknologi digital seperti Meta, Google, Microsoft dan lainnya berpacu merajai bisnis metaverse kemudian menjualnya ke negara ketiga. Maka, kita harus mempersiapkan diri menguasai bahkan menjadi inovator berbagai aspek dari metaverse ini.

Kita harus berpacu dan berkolaborasi dengan negara maju untuk mempelajari berbagai ilmu dan teknologi digital terkait metaverse. Berbagai pusat riset teknologi digital maju harus segera dibangun di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sebagai contoh, di IPB pada 2017 dibentuk grup riset Blockchain, Robotics and Artificial Intelligence Networks (BRAIN) yang sekarang perlu bertransformasi menjadi Meta-BRAIN. Selain itu, kita harus mempersiapkan SDM unggul di bidang teknologi digital maju.

Hanya dengan nasionalisme tinggi, kita bisa menyaingi raksasa teknologi digital maju dunia agar dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan mereka. Kita tentu tak mau menjadi korban kapitalisme teknologi yang semakin mengancam dunia.


https://www.republika.id/posts/23931/bersiap-mengarungi-metaverse

PENGAKUAN KADER PKS "CARA MENGHANCURKAN NKRI"

 
Gbr Ilustrasi 
(Note๐Ÿ‘‰Anda dpt mendengar lagu sambil baca,caranya scrool kebawah artikel ini,terus klik lagu...dan kembali ke awal tulisan ini dan Anda dihibur sambil membaca...๐Ÿ˜„๐Ÿ‘‡)

PENGAKUAN KADER PKS "CARA MENGHANCURKAN NKRI"
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2689965391142782&id=100003880414491&sfnsn=wiwspmo&extid=7AsBVMmLQApKWgVl

Pertama-tama, saya menuliskan pengalaman saya ini tidak untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekkan salah satu partai besar di Indonesia. Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk menjadi bahan renungan para pembaca agar dapat lebih mengenal PKS dari dalam.

Tulisan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengenal PKS secara objektif, agar rakyat Indonesia mengetahui apakah PKS benar-benar mengusung kepentingan rakyat Indonesia atau justru sedang mengkhianati masyarakat dan para kadernya sendiri dengan sentimen keagamaan serta jargon sebagai partai bersih. Sayangnya, banyak masyarakat dan orang-orang di dalam tubuh PKS ini pun tidak menyadarinya.

Bagian tersebut akan saya jelaskan secara singkat di akhir cerita saya, dan sekarang saya ingin berbagi dulu kepada para pembaca mengenai sistem pengkaderan PKS yang sangat canggih dan sistematis sehingga dalam waktu singkat membuatnya menjadi partai besar.

Saya waktu mahasiswa adalah kader PKS mulai dari 'amsirriyah sampai ke 'am jahriyah. Mulai dari saya masih sembunyi-sembunyi dalam berdakwah, sampai ke fase dakwah secara terang-terangan, sejak PKS masih bernama PK sampai kemudian menjadi PKS.

Dalam struktur pengkaderan PKS di kampus, ada beberapa lingkaran, yakni lingkaran inti yang disebut majelis syuro'ah (MS), lingkaran kedua yang disebut majelis besar (MB), dan lingkaran tiga yang menjadi corong dakwah seperti senat (BEM), BPM (MPM), lembaga kerohanian islam.

Jenjangnya adalah mulai dari lembaga dakwah tingkat jurusan, fakultas, sampai ke universitas. Jika di universitas tersebut terdapat asrama dan punya kegiatan kemahasiswaan, maka di sana pun pasti ada struktur seperti yang telah saya terangkan.

Universitas biasanya akan berhubungan dengan PKS terkait perkembangan politik kampus maupun perkembangan politik nasional. Dari sanalah basis PKS dalam melakukan pergerakan-pergerakan politik dalam negeri atas nama mahasiswa, baik itu yang berwujud demonstrasi maupun pergerakan lainnya. Sistem pergerakan, pengkaderan dan struktur lingkaran yang terjadi di dunia kampus sama persis dengan yang terjadi di tingkat nasional.

Kembali ke dalam struktur lingkaran PKS di kampus, orang-orang yang duduk di MS jumlahnya biasanya tidak banyak dan orang-orangnya adalah orang-orang yang terpilih. Kebanyakan yang menjadi anggota MS adalah mahasiswa yang memang sudah dikader sejak SMU. Tapi ada juga yang berhasil masuk ke dalam MS dari orang-orang yang telah dikader pada saat kuliah. Saya termasuk orang yang masuk ke dalam lingkaran MS yang baru dikader pada saat kuliah dan menduduki posisi sebagai mas’ulah di asrama UI sehingga saya punya akses langsung untuk berdiskusi dengan mas’ulah tingkat universitas. Dari sini juga saya akhirnya banyak tahu sistem dalam PKS meskipun saya pada tingkat fakultas hanya masuk sampai tingkat MB.

Struktur MS dan MB memiliki mas’ul (pemimpin untuk anggota ikhwan) dan mas’ulah (pemimpin untuk anggota akhwat). Masing-masing mas’ul(ah) ini membawahi MS secara keseluruhan dan ada juga mas’ul(ah) yang membawahi sayap-sayap dakwah, yakni sayap tarbiyah (mengurusi pengkaderan khusus untuk ikhwah seperti pemetaan liqoat, materi liqoat, dll), sayap syiar (mengurusi syiar Islam, khususnya dalam lembaga kerohanian formal dan menjaring kader baru), dan sayap sosial & politik (mengurusi dakwah dalam bidang lembaga formal kampus, yakni BEM dan MPM).

Di lingkaran kedua adalah majelis besar, anggotanya adalah ikhwah yang sudah dikader juga dan tinggal menerima keputusan dari MS untuk dilaksanakan. Jadi, MS ini adalah think-tank dari seluruh kegiatan yang terjadi di kampus. Apabila kader PKS duduk sebagai ketua BEM/Senat atau MPM/BPM, maka semua kegiatannya harus mendapat izin dari MS dan memang biasanya berbagai agenda di BEM/Senat dan MPM/BPM ini dibuat oleh MS.

Bagaimana sistem pengkaderan PKS itu sendiri? Bagaimana PKS mengubah seorang menjadi kader yang militan? 

Jalan pertama adalah menguasai Senat, BEM, BPM, dan MPM. Apabila lembaga formal ini sudah dikuasai, akan mudah untuk membuat kebijakan terutama pada masa penerimaan mahasiswa baru.

Saat orientasi mahasiswa baru biasanya mereka akan dibentuk menjadi kelompok kecil (halaqah) dan ikhwah PKS akan berperan sebagai mentor. Kegiatan ini akan berlanjut rutin selama masa perkuliahan di mana halaqah ini akan berkumpul 1 minggu sekali. Dari sinilah biasanya akan terjaring orang-orang yang kemudian akan menjadi ikhwan  militan, bahkan orang yang sebelumnya tidak pakai jilbab dan sangat gaul bisa menjadi seorang akhwat yang sangat pemalu namun juga sangat militan.

Agenda utama kami adalah membentuk Manhaj Islamiyah di Indonesia menuju Daulah Islamiyah (mirip dengan sistem Khilafah Islamiyah dari HTI). Doktrin utama dalam sistem jamaah PKS yang juga menamakan dirinya sebagai jamaah Ikhwanul Muslimin ini adalah “nahnu du’at qobla kulli sya’I” dan “sami’na wa ata’na”. Dua doktrin inilah yang membuat kami semua menjadi orang yang sangat loyal dan militan. Setiap instruksi yang diberikan dari mas’ul(ah) ataupun murabbi(ah) kami akan kami pasti patuhi meskipun kami tidak benar-benar paham tujuannya. Seperti menyumbang, mengikuti demonstrasi, meskipun harus bolos kuliah, dll.

Selama saya aktif di pergerakan ini, saya melihat banyak sekali teman-teman saya yang berhenti menjadi Aktivis Dakwah Kampus (ADK). Dulu saya merasa kasihan kepada mereka, karena yang saya tahu --- diberitahu oleh murabbi kami dan juga seringkali dibahas dalam taujih atau tausiyah (semacam kultum) --- bahwa dalam jalan dakwah ini selalu akan ada orang-orang yang terjatuh di jalan dakwah. Mereka adalah orang-orang futur (berbalik ke belakang).

Orang-orang ini biasanya kami label sebagai anggota “basah” (barisan sakit hati). Saya mempercayai semuanya sampai akhirnya saya pun merasa tidak cocok lagi untuk berada di sana dan memutuskan untuk keluar dari ADK, padahal saya dulu sudah diproyeksikan sebagai ADK abadi (orang yang akan menjadi aktivis dakwah kampus selamanya dengan cara menjadi dosen atau karyawan tetap di kampus).
Ada beberapa alasan yang membuat saya mengambil keputusan untuk keluar, antara lain: Adanya eksklusivisme antara kami para ADK dengan orang-orang di luar ADK. Kami para ADK adalah orang-orang khos (orang khusus) dan mereka adalah adalah orang ’amah (orang umum). Orang khos adalah orang yang sudah mengikuti tarbiyah dan mengikuti liqo’at (semacam halaqah tapi lebih khusus lagi) dan orang ’amah adalah orang yang belum mengenal tarbiyah. Para ikhwah, terutama para ADK, tidak akan mau menikah dengan ’amah karena mereka dapat membuat orang khos seperti kami menjadi futur, bahkan bisa membuat kami terlempar dari jalan dakwah. 

Istilah khos dan a’amah ini membuat saya merasa tidak natural dan tidak manusiawi dalam menghadapi teman saya yang ’amah. Saya diajarkan bahwa mereka adalah mad’u (objek dakwah) saya. Jika saya bisa menarik mereka ke dalam sistem kami, apalagi bisa menjadi ADK, maka kami akan mendapat pahala yang sangat besar. Saya merasa menjadi berdagang dengan teman saya yang dulunya sebelum menjadi ADK adalah sahabat saya. Saya merasa tidak memanusiakan teman saya dan lebih memandang mereka sebagai objek dakwah.

Dalam liqo’at ataupun dauroh saya juga ada beberapa hal yang membuat saya tidak sreg, seperti bahwa saya harus lebih mengutamakan liqo’at daripada kepentingan orang tua dan keluarga saya. Bahkan saya pernah diberitahu bahwa bila sudah ada panggilan liqo’at, meski orang tua saya sakit dan harus menjaganya, saya harus tetap datang liqo (entah mengapa selama beberapa tahun saya bisa menerima konsep yang kurang manusiawi ini). Hal lain adalah saya tidak boleh mengikuti kajian di luar liqo saya, padahal setahu saya bahwa kebenaran itu tidak hanya milik liqo saya, masih banyak sekali kebenaran di luar sana. 

Bahkan buku bacaan pun diatur dimana ada banyak buku yang saya sangat berguna untuk menambah wawasan keislaman saya seperti buku yang mengajarkan tentang hakikat Islam namun oleh murabbi saya dilarang. Untuk hal ini saya membangkang karena, seandainya Islam itu memang benar rahmatan lil alamin, ilmunya pasti sangat luas dan tidak hanya monopoli orang-orang di PKS semata. Dan hal yang paling mengusik saya adalah selama saya mengaji di liqo ataupun mengikuti taujih dan taushiyah dalam syuro ataupun dauroh-dauroh (training) saya merasa lebih banyak diajarkan tentang kebencian terhadap agama atau aliran lain, seperti bagaimana kejamnya kaum Nashoro (Nasrani) yang membantai saudara kami di Poso, Yahudi yang membantai saudara kami di Palestina, JIL yang memusuhi kami, NII yang sesat, teman-teman Salafi yang mengganggu kami, dst. 

Sampai-sampai, akibat begitu terinternalisasinya hal tersebut, ketika saya mengikuti tarbiyah universitas dan sedang makan siang, saya dan teman-teman menganggap yang sedang kami makan dan telan itu adalah orang-orang Yahudi dan Nashoro. Doa-doa kami pun selalu secara khusus ketika qunut adalah untuk mujahid-mujahid di Palestina dan Afghanistan (kadang saya berpikir kapan kita berdoa untuk pahlawan perjuangan di Indonesia yang telah menghadiahkan kemerdekaan kepada kita). Sejujurnya, saya lebih tersentuh dan bisa menangis tersedu-sedu ketika dibacakan ayat-ayat seperti dalam surat Ar-Rahman yang menceritakan Cinta-Ilahi ketimbang surah seperti Al-Qiyamah yang menceritakan azab-Nya. 

Kebencian sangat bertentangan dengan hati nurani saya karena saya sangat percaya dengan ayat yang mengatakan bahwa rahmat Allah SWT lebih cepat dari murka-Nya, yang artinya cinta Allah SWT seharusnya dapat menghapus kemarahan-Nya terhadap umat manusia. Inilah sebabnya mengapa di sini hati saya merasa sangat kering saat mengikuti tausiyah dan taujih yang senantiasa bercerita tentang peperangan dan kebencian. Semua ganjalan yang saya rasakan akhirnya meledak ketika saya kemudian tahu dari sumber yang terpercaya dalam pemerintahan, juga dari petinggi PKS sendiri, tentang agenda yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya dan pastinya juga tidak diketahui oleh orang-orang selevel saya atau bahkan pun pengurus inti PKS.

AGENDA UTAMA PKS

Agenda utama PKS adalah menghancurkan budaya Indonesia melalui invasi budaya Arab Saudi.

Banyak sekali indikasi yang saya rasakan langsung pada saat menjadi ADK, seperti upaya kami untuk menghalang-halangi acara seni, budaya, musik, dll. Hingga berbagai upaya kami agar bisa memboikot mata kuliah ilmu budaya dasar (IBD).

Saya ingat dulu, karena saya begitu termakan doktrin bahwa mata kuliah IBD tidak berguna dan bisa melemahkan iman, saya seringkali membolos kalau ada latihan menari sampai saya sempat dibenci teman-teman saya.

Kembali pada agenda PKS ini sebagai perpanjangan tangan dari Kerajaan Saudi, tujuan utamanya adalah agar kekuasaan Arab bisa mencapai Indonesia, mengingat satu-satunya sumber devisa Arab adalah minyak yang diperkirakan akan habis pada 2050 dan melalui jamaah haji.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya sumber daya alam dan merupakan umat muslim terbesar di dunia. Bahkan jika seluruh umat muslim di Timur Tengah disatukan, umat muslim Indonesia masih jauh lebih banyak. Untuk itu, agar dapat bertahan secara ekonomi, Arab Saudi harus bisa merebut Indonesia dan cara yang paling jitu adalah melalui invasi kebudayaan.

Islam dibuat menjadi satu dengan kebudayaan Arab, sehingga budaya Arab akan dianggap Islam oleh masyarakat Indonesia yang relatif masih kurang terdidik dan secara emosional masih sangat fanatik terhadap agama.

Ketika kebudayaan lokal sudah bisa dihilangkan dan kebudayaan Arab yang disamarkan sebagai Islam dapat berkuasa, maka orang-orang akan menjadi begitu fanatik buta bahkan fundamentalis dan tidak bisa lagi mengapresiasi agama lain dan budaya lokal. Lalu, bila kebudayaan Nusantara sudah sampai dianggap musyrik atau bid’ah, saat itulah NKRI akan bubar.

Orang-orang yang pulaunya dihuni oleh mayoritas non-muslim atau yang masih memegang budaya lokal di Indonesia akan meminta merdeka. Pulau-pulau di Indonesia akan terpecah-belah dan pada saat itulah orang-orang ini akan bagi-bagi “kue”.

Peta rencananya adalah bagian pulau di Indonesia yang mayoritas Islam akan dikuasai oleh Arab. Sedangkan daerah yang penduduknya mayoritas Kristen akan dikuasai oleh Amerika. Lalu, daerah-daerah yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, Buddha, Animisme, dll., akan dikuasai oleh Cina.

Tidak banyak orang PKS yang tahu soal ini, hanya segelintir saja yang memahaminya. Mereka menduduki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan agar dapat lebih memudahkan agendanya. Sentimen keagamaan terus dipakai untuk meraih simpati masyarakat. Maka berbagai produk kebijakan, seperti Perda Syariat, UU APP, dll. yang rata-rata hanya sekadar mengurus masalah cara berpakaian semata akan dengan bangganya diterima oleh masyarakat muslim yang naif sebagai keberhasilan Islam.

Masyarakat kita lupa bahwa sampai saat ini PKS belum menghasilkan produk yang dapat memajukan ekonomi, menyelesaikan permasalahan kesehatan, pendidikan, pencegahan bencana alam, korupsi, trafficking, tayangan TV yang semakin memperbodoh masyarakat, dan permasalahan lain yang lebih riil dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita ketimbang sekadar mengatur cara orang dewasa berpakaian dan berperilaku.

Jangan terburu-buru apriori dan menganggap tulisan mengenai pengalaman saya ini adalah black campaign. Renungkan dengan hati nurani yang dalam. Tidak ada kepentingan saya selain hanya menyampaikan kebenaran.

Saya tahu risiko yang ada di hadapan saya dan siapa yang saya hadapi. Tapi saya lebih takut menjadi bagian dari orang yang zalim, karena tahu kebenaran, namun tidak bersuara. Rasa cinta saya bagi negeri yang sudah memberi saya kehidupan ini menutupi rasa takut saya. Saya yakin siapa yang berjalan dalam kebenaran maka kebenaran akan melindunginya.

Buat rekan saya, murabbi saya, sahabat-sahabat saya dulu sesama ikhwah, saya mencintai kalian semua dan akan terus mencintai kalian.Saya berharap, persaudaraan kita tetap terjalin karena bukanlah partai atau agama yang mempersaudarakan kita, tapi karena kita satu umat manusia, anak-cucu Adam. Kalau bahasa teman saya, kita menjadi saudara karena kita menghirup udara yang sama, makanya kita disebut “sa-udara”. Semoga pengalaman saya ini dapat menjadi bahan renungan para jamaah “fesbukiyah” dalam menentukan pilihan pemimpin yang akan membawa kapal Indonesia menuju masyarakat yang bahagia, makmur dan sentosa, yang memiliki jati diri dan menghargai kebudayaan Nusantara. [*]
.
Sumber: https://nublitar.or.id/pengakuan-kader-pks-cara-menghancurkan-nkri/

#RijalulAswajaNU #RijalulAnsorNU #AswajaNU #AnsorNU #BanserNU #FattayatNU #MuslimatNU #JatmanNU #PagarNusaNU #PBNU #PWNU #PCNU #PCINU #MWCNU #PMIINU #IPNU #IPPNU #JQHNU #ISNU #SARBUMUSINU #SNNU #PERGUNU #ISHARINU #RMINU #LAZISNU #LPMAARIFNU #LESBUMINU #LAKPESDAMNU #LPNU #LPPNU #LKNU #LPBHNU #LWPNU #LBMNU #LPBINU #LKKNU #LTMNU #LFNU  #LTTNU
*Selingan, bisa dengar lagu sambil baca, caranya klik lagu di bawah ini, setelah itu secroll ke atas dan Anda dpt tersuskan baca artikel penting tsb* ๐Ÿ˜„๐Ÿ‘‡

 Dari Harry Parintang - Vanny  Lagu Nostalgia Terbaik 
Ada Rindu Untukmu, Jangan Salah Menilaiku


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India